home sosok muslim

Andreas Senjaya, CEO Milenial yang Berbisnis untuk Manfaat Dunia Akhirat

Kamis, 05 Agustus 2021 - 16:00 WIB
Andreas Senjaya, CEO i-Grow sebuah startup yang bergerak dalam investasi pertanian (Instagram/@andreassenjaya)
Tak banyak founder startup di usia milenial yang mengabdikan waktunya untuk bisa menjadi bermanfaat bagi banyak orang. Apalagi berpikir untuk investasi akhirat melalui bisnisnya.

Berbeda dengan Andreas Senjaya, muslim milenial yang mengaku introvert ini, di usia mudanya mulai memikirkan hal-hal yang bisa bermanfaat bagi banyak orang. Melalui kesibukan pekerjaan dan aktivitas harian, ia selalu berupaya menghadirkan solusi yang berguna meringankan beban orang lain.

Sebagai CEO dari startup iGrow yang bergerak di sektor pertanian, ia bersama timnya memiliki tujuan untuk dicapai bersama. Dari rintisannya ini ia berupaya memberikan motivasi kepada banyak orang. Di mana hal tersebut juga mendapatkan dukungan dari orang-orang di sekelilingnya.

“Motivasi yang saya berikan adalah membuat karya untuk membagikan manfaat ke sebanyak-banyaknya orang. Intinya sih menabung kebaikan, karena hidup akan terasa basi jika sekadar mendapat manfaat untuk diri sendiri atau sedikit orang, maka harus bisa lebih banyak orang merasakan manfaat dari karya yang kita ciptakan. Kita bermimpi menciptakan kebaikan melalui karya yang kita ciptakan dari tangan sendiri,” ujarnya di kanal Youtube Gerakan Nasional 1000 Startup Digital, dikutip Kamis (5/8/2021).

Melalui perusahaan rintisannya ini, Jay sapaan akrabnya mengatakan, pendekatan yang dilakukan dalam perusahaan adalah meraih tujuan bersama. Sementara insentif materi adalah bagian dari hak dan kewajiban interaksi bersama tim.

Baginya, persistensi sebagai founder menjadi kunci paling krusial. Bagaimana mengelola sekian banyak sumber daya yang ada demi tujuan jangka panjang. Perbedaan karakter, pilihan, jalan hidup, internal dan eksternal tidak bisa disama-ratakan.

“Kuncinya persistensi, itu penting karena dalam perjalanan pasti akan bertemu dengan berbagai macam halangan dan rintangan, dan orang yang persisten itu harus yakin kalau komitmennya bisa dijalankan sebelum kehabisan resource, itulah motivasi dan inspirasi bagi banyak orang,” ujarnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
ceo startup digital pengusaha muda pengusaha muslim
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya