Komunitas Tangan Di Atas Ajak Member Peduli Warga Miskin
Fajar adhitya
Kamis, 05 Agustus 2021 - 20:55 WIB
Presiden TDA, Ibrahim M Bafaqih saat rapat virtual #BANGKITBERSAMATDA. (Foto: Istimewa).
Komunitas Tangan Di Atas (TDA) mengajak membernya di seluruh Indonesia untuk peduli kepada warga miskin dan mereka yang terdampak PPKM akibat pandemi Covid-19. Langkah ini sudah dilakukan sejak 2020 lalu dengan program #BANGKITBERSAMATDA.
Komunitas wirausaha terbesar di Indonesia ini memiliki member atau anggota lebih dari 25.000 orang. Ada 60 persen di antaranya pelaku usaha mikro kecil. Kondisi ini tentu akan menyulitkan mereka karena mobilitasnya dibatasi.
Presiden TDA, Ibrahim M Bafaqih, mengakui bahwa kesehatan menjadi prioritas. Namun perekonomian harus tetap berjalan. Dua faktor ini merupakan tantangan berat bagi pemerintah.
"Pemerintah tidak sendirian, komunitas TDA sejak tahun lalu menjalankan program #BANGKITBERSAMATDA," kata Ibrahim dikutip dari laman tangandiatas.com, Kamis (5/8/2021).
Dalam program tersebut Komunitas TDA memotivasi member agar bertahan di tengah pandemi. Mereka juga diajak untuk ikut serta membantu warga miskin terdampak langsung PPKM.
Lalu komunitas ini juga ikut mensupport kebutuhuan suplemen, obat dan vaksinasi Covid yang digalakkan pemerintah. "Kami juga juga membagikan 1000 buku entrepreneur gratis."
Komunitas wirausaha terbesar di Indonesia ini memiliki member atau anggota lebih dari 25.000 orang. Ada 60 persen di antaranya pelaku usaha mikro kecil. Kondisi ini tentu akan menyulitkan mereka karena mobilitasnya dibatasi.
Presiden TDA, Ibrahim M Bafaqih, mengakui bahwa kesehatan menjadi prioritas. Namun perekonomian harus tetap berjalan. Dua faktor ini merupakan tantangan berat bagi pemerintah.
"Pemerintah tidak sendirian, komunitas TDA sejak tahun lalu menjalankan program #BANGKITBERSAMATDA," kata Ibrahim dikutip dari laman tangandiatas.com, Kamis (5/8/2021).
Dalam program tersebut Komunitas TDA memotivasi member agar bertahan di tengah pandemi. Mereka juga diajak untuk ikut serta membantu warga miskin terdampak langsung PPKM.
Lalu komunitas ini juga ikut mensupport kebutuhuan suplemen, obat dan vaksinasi Covid yang digalakkan pemerintah. "Kami juga juga membagikan 1000 buku entrepreneur gratis."
(bal)