PLN Targetkan Sistem Kelistrikan KTT G20 Rampung Bulan September
Garry Talentedo Kesawa
Jum'at, 24 Juni 2022 - 23:35 WIB
Dukung KTT G20, PLN tambah 2 Pembangkit Listrik di Bali. (Foto: Humas PLN)
PT PLN (Persero) terus mempercepat berbagai pekerjaan infrastruktur kelistrikan jelang penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali, November mendatang. PLN menjamin kelistrikan bakal rampung 100 persen sebelum acara dimulai.
Hal tersebut disampaikan Vice President Distribusi PT PLN Regional Jawa Madura Bali, Ida Bagus Ari Wardana. "Semuanya on progress, khususnya di sisi keandalan, kami perkuat pembangkit, transmisi, distribusi juga operasi sistem dan retail yang saat ini sudah mencapai 72,28 persen," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Langit7.id, Jumat (25/6/2022).
Baca Juga:Wamenparekraf Tinjau Langsung Persiapan KTT G20 di Bali
Ari menjelaskan penguatan di sisi distribusi meliputi penyempurnaan konstruksi pasokan suplai energi listrik dan merapikan jaringan listrik pada jalur- jalur di sekitar tempat kegiatan berlangsung. Selain itu, pengadaan suplai cadangan hingga peremajaan sejumlah peralatan pendukung lainnya turut dilakukan.
Selain itu, ketersediaan pasokan listrik juga akan didukung oleh pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) yang saat ini masih dalam tahap relokasi dari Grati, Jawa Timur. PLTG ini nantinya akan memasok listrik sebesar 2 x 100 megawatt (MW) ke dalam sub sistem Bali.
"Sejak Februari 2022 lalu hingga kini relokasi PLTG sudah mencapai 51,70 persen. Target kami akan rampung 100 persen di September mendatang," ungkapnya.
Baca Juga:Kemenkes Dorong Anggota G20 Bangun Ketahanan Sistem Kesehatan Global
Hal tersebut disampaikan Vice President Distribusi PT PLN Regional Jawa Madura Bali, Ida Bagus Ari Wardana. "Semuanya on progress, khususnya di sisi keandalan, kami perkuat pembangkit, transmisi, distribusi juga operasi sistem dan retail yang saat ini sudah mencapai 72,28 persen," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Langit7.id, Jumat (25/6/2022).
Baca Juga:Wamenparekraf Tinjau Langsung Persiapan KTT G20 di Bali
Ari menjelaskan penguatan di sisi distribusi meliputi penyempurnaan konstruksi pasokan suplai energi listrik dan merapikan jaringan listrik pada jalur- jalur di sekitar tempat kegiatan berlangsung. Selain itu, pengadaan suplai cadangan hingga peremajaan sejumlah peralatan pendukung lainnya turut dilakukan.
Selain itu, ketersediaan pasokan listrik juga akan didukung oleh pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) yang saat ini masih dalam tahap relokasi dari Grati, Jawa Timur. PLTG ini nantinya akan memasok listrik sebesar 2 x 100 megawatt (MW) ke dalam sub sistem Bali.
"Sejak Februari 2022 lalu hingga kini relokasi PLTG sudah mencapai 51,70 persen. Target kami akan rampung 100 persen di September mendatang," ungkapnya.
Baca Juga:Kemenkes Dorong Anggota G20 Bangun Ketahanan Sistem Kesehatan Global