home wirausaha syariah

Kurikulum Ekonomi Syariah Perlu Sejalan dengan Pembangunan Nasional

Rabu, 30 Juni 2021 - 18:34 WIB
Ikustrasi Buku Panduan Magang dan Buku Teks Ekonomi Syariah. Foto: Langit7.id/Istock
Wakil Presiden RI, KH Ma’ruf Amin menyoroti pentingnya pendidikan tinggi menghadirkan kurikulum ekonomi syariah yang sesuai dengan perkembangan zaman. Apalagi, pemerintah juga sedang gencar-gencarnya membangun ekosistem ekonomi dan keuangan syariah.

“Salah satu faktor penentu terciptanya SDM berkualitas berbasis ekonomi dan keuangan syariah, adalah melalui pendidikan yang didukung oleh kurikulum dan juga buku teks panduan pengajaran ekonomi dan keuangan syariah yang tepat, benar, dan mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia,” ujar Ma’ruf Amin dalam siaran pers yang diterima wartawan.

Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) bekerja sama dengan 10 perguruan tinggi nasional telah meluncurkan Buku Panduan Magang dan Buku Teks Ekonomi Syariah. Menurut Wapres, kedua buku tersebut bisa menjadi acuan dalam menghadirkan penyusunan kurikulum pengajaran dan pendidikan ekonomi syariah.

Kesepuluh perguruan tinggi tersebut, yakni Universitas Indonesia, Universitas Airlangga, Universitas Padjajaran, Institut Pertanian Bogor, Universitas Pendidikan Indonesia, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Sunan Kalijaga, UIN ar-Raniry Banda Aceh, Universitas Islam Indonesia, dan Institut Agama Islam Tazkia.

Wapres mengungkapkan, secara nasional per-Desember 2020 market share perbankan syariah mengalami kenaikan dengan angka pertumbuhan 6,51%, dan keuangan syariah berada di angka 9,89%. Indikator ini menunjukkan bahwa ekonomi syariah mampu bertahan di tengah kondisi sulit seperti saat ini di mana pandemi Covid-19 melemahkan perekonomian.

Ma’ ruf berharap perguruan tinggi yang memiliki program studi ekonomi syariah dapat terus mendorong studi dan risetnya ke arah pengembangan ekonomi dan keuangan syariah lebih lanjut. Sehingga menghasilkan alumni-alumni yang memiliki pemahaman selaras dengan prinsip-prinsip dasar, implementasi, dan juga permasalahan serta solusi-solusi yang inovatif.

“Selain itu, dengan buku Panduan Ekonomi dan Keuangan Syariah, kiranya dapat memperluas pola pikir dan kiprah para civitas academica, sehingga tidak hanya berfokus di kampus, namun dapat bersinergi dengan pemerintah dan lembaga-lembaga lainnya untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan,” tambahnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya