home global news

DKK Semarang Akui Telah Berangkatkan Calhaj Sakit

Jum'at, 01 Juli 2022 - 23:17 WIB
Jemaah haji kloter 16 Kota Semarang saat dilepas di Islamic Center, Kalipancur Kota Semarang. (foto: twitter/ Polsek Ngaliyan)
Pemkot Semarang akan memperketat pemeriksaan kesehatan kepada calon haji (calhaj) yang menunggu pemberangkatan tahun depan. Hal ini dilakukan menyusul banyak ditemukannya jemaah haji yang mengalami masalah kesehatan pada musim haji 2022.

“Ada banyak yang lolos kemarin. Kan sudah dua tahun tidak ada pelaksanaan haji karena pandemi, mungkin teman-teman puskesmas touch (sentuhannya) agak berkurang,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang dr Abdul Hakam, saat live Instagram dengan DKK Kota Semarang, Jumat (1/7/2022) malam.

“Tahun depan kami harap lebih maksimal screaning kesehatan dari teman-teman puskemas,” imbuh Hakam.

Baca juga:Rompi Penurun Panas Mulai Diuji Coba ke Jemaah Haji

Menurut Hakam, sembari menunggu pelaksanaan wukuf di Arafah pada Kamis, 8 Juli 2022 (8 Dzulhijjah), sudah ada diskusi dan evaluasi terhadap kesehatan para jemaah, agar tahun depan bisa lebih baik lagi. Pasalnya setiap jemaah haji ini dituntut untuk bisa mandiri. Sementara, jemaah yang sakit dari Kota Semarang mendapat perhatian ekstra.

“Sering kami ingatkan untuk minum obat diabetes dan hipertensi. Ada yang batuk pilek, karena habis kepanasan lalu di ruangan ber-AC, yang mengakibatkan saluran pernapasan terganggu,” ujar Hakam, yang juga tim kesehatan kelompok terbang (kloter) 16 SOC Embarkasi Solo.

Menurut dia, dalam praktiknya di lapangan, kondisi saat teori dan dalam pelaksanaan ibadah haji sangat berbeda. Jika yang sudah berhaji, bisa menggambarkan deskripsinya. Tapi ini tidak berlaku bagi yang baru pertama kali berangkat. Terlebih di Madinah, cuaca panasnya mencapai 45-47 derajat celcius. Sementara di Makkah antara 40-42.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
calon jemaah haji jemaah haji haji
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya