Kue Tradisional Ini Wajib Ada di Acara Pernikahan Suku Bugis-Makassar
Andi amriani
Sabtu, 07 Agustus 2021 - 18:56 WIB
Kue tradisional Biji Nangka
Bicara kue tradisonal tidak akan pernah ada habisnya. Setiap daerah memiliki beraneka ragam kue yang bentuk dan rasanya tidak diragukan lagi.
Di Sulsel terdapat 24 kabupaten, dan masing-masing memiliki kue khas tersendiri. Namun, ada beberapa jenis kue yang wajib ada di acara pernikahan adat suku Bugis dan Makassar.
Seperti, Barongko, Biji Nangka, dan Cucuru Bayao. Selain wajib ada di acara pernikahan suku Bugis- Makassar. Penganan ini, biasanya juga disuguhkan saat menyambut tamu dari daerah lain, bahkan dari negara lain.
Semua kue tradisional itu, sudah ada sejak zaman kerajaan di Sulsel, dan masih bertahan sampai saat ini. Selain bahan-bahan yang digunakan sangat mudah ditemukan, cara membuatnya juga cukup simpel.
Barongko
Kue Barongko, berbahan dasar pisang, telur, santan dan gula pasir. Biasanya kue ini, menggunakan pisang kepok yang sudah sangat masak. Pisang dihaluskan, dicampur gula pasir, telur, dan santan. Setelah semua bahan menyatu, kemudian dibungkus daun pisang lalu dikukus hingga masak.
Untuk lebih gurih dan lezat, biasanya ada yang mencampur dengan kenari. Cara membuat barangko juga berbeda setiap daerah, ada yang menggunakan telur bebek, ada juga telur ayam. Tergantung selera pembuatnya.
Di Sulsel terdapat 24 kabupaten, dan masing-masing memiliki kue khas tersendiri. Namun, ada beberapa jenis kue yang wajib ada di acara pernikahan adat suku Bugis dan Makassar.
Seperti, Barongko, Biji Nangka, dan Cucuru Bayao. Selain wajib ada di acara pernikahan suku Bugis- Makassar. Penganan ini, biasanya juga disuguhkan saat menyambut tamu dari daerah lain, bahkan dari negara lain.
Semua kue tradisional itu, sudah ada sejak zaman kerajaan di Sulsel, dan masih bertahan sampai saat ini. Selain bahan-bahan yang digunakan sangat mudah ditemukan, cara membuatnya juga cukup simpel.
Barongko
Kue Barongko, berbahan dasar pisang, telur, santan dan gula pasir. Biasanya kue ini, menggunakan pisang kepok yang sudah sangat masak. Pisang dihaluskan, dicampur gula pasir, telur, dan santan. Setelah semua bahan menyatu, kemudian dibungkus daun pisang lalu dikukus hingga masak.
Untuk lebih gurih dan lezat, biasanya ada yang mencampur dengan kenari. Cara membuat barangko juga berbeda setiap daerah, ada yang menggunakan telur bebek, ada juga telur ayam. Tergantung selera pembuatnya.