Adab Makan-Minum Sesuai Anjuran Rasulullah, Dilarang Pakai Tangan Kiri
Andi Muhammad
Senin, 25 Juli 2022 - 15:14 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
Dalam Islam segala sesuatu yang hendak dilakukan memiliki adab dan tuntunannya, demikian pula dengan makan dan minum. Suatu adab dalam Islam tidak hanya sekedar aturan, melainkan suatu amalan dan bernilai ibadah jika dilakukan dengan baik.
Pendakwah Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan, Rasulullah Saw memberi contoh adab makan dan minum dengan mengonsumsi yang halal dan menghindari yang bersifat syubhat.
"Syubhat atau ragu-ragu apakah ini boleh saya makan, sebaiknya tinggalkan saja karena syubhat dasarnya haram," kata Ustaz Khalid dikutip dalam ceramahnya di akun Islam Terkini, Senin (25/7/2022).
Baca Juga:Oleh-Oleh Khas Garut, Ini 5 Produk Lokal yang Sudah Ternama
Ia melanjutkan, seseorang yang kidal pun harus mengonsumsi makanan dan minuman dengan tangan kanan. Kecuali orang yang mempunyai uzur khusus, seperti cacat tangan kanannya, strok, dan lain sebagainya.
"Perihal makan dan minum itu tidak ada toleransi (menggunakan tangan kiri)," katanya.
Begitupun sesuatu yang hendak dilakukan harus diikuti dengan membaca basmalah. Agar terhindar dari tipu daya setan yang menghilangkan keberkahan dalam makanan tersebut jika tidak mengucap basmalah sebelum mengonsumsi sesuatu.
Pendakwah Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan, Rasulullah Saw memberi contoh adab makan dan minum dengan mengonsumsi yang halal dan menghindari yang bersifat syubhat.
"Syubhat atau ragu-ragu apakah ini boleh saya makan, sebaiknya tinggalkan saja karena syubhat dasarnya haram," kata Ustaz Khalid dikutip dalam ceramahnya di akun Islam Terkini, Senin (25/7/2022).
Baca Juga:Oleh-Oleh Khas Garut, Ini 5 Produk Lokal yang Sudah Ternama
Ia melanjutkan, seseorang yang kidal pun harus mengonsumsi makanan dan minuman dengan tangan kanan. Kecuali orang yang mempunyai uzur khusus, seperti cacat tangan kanannya, strok, dan lain sebagainya.
"Perihal makan dan minum itu tidak ada toleransi (menggunakan tangan kiri)," katanya.
Begitupun sesuatu yang hendak dilakukan harus diikuti dengan membaca basmalah. Agar terhindar dari tipu daya setan yang menghilangkan keberkahan dalam makanan tersebut jika tidak mengucap basmalah sebelum mengonsumsi sesuatu.