home masjid

Shalat Sunnah Isyraq Sama dengan Dhuha di Awal Waktu

Rabu, 11 Agustus 2021 - 06:10 WIB
Momen shalat sunnah Isyraq. (Foto: Istimewa).
Shalat Isyraq dikerjakan pada saat matahari sudah setinggi satu tombak. Ibadah ini merupakan bagian dari Shalat Dhuha, namun berbeda dari waktu pelaksanaannya. Bisa dibilang shalat ini merupakan Dhuha di awal waktu.

Ummat Islam memang dilarang mengerjakan shalat setelah Subuh. Namun di waktu 15-20 menit sesudah matahari terbit, diizinkan lagi melaksanakan shalat. Ketentuan ini pastinya tidak berlaku bagi mereka yang kesiangan atau terlambat Shalat Subuh.

Perbedaan Shalat Isyraq dan Dhuha terletak pada waktunya. Bila dikerjakan di akhir atau pertengahan waktu, disebut Shalat Dhuha. Sementara batas waktu Shalat Dhuha sampai matahari sudah terasa panas sehingga membuat tanah dan pasir terasa menyengat, sekitar pukul 10.00 WIB.

Baik Shalat Isyraq dan Shalat Dhuha sama-sama memiliki keutamaan masing-masing. Namun untuk ibadah satu ini sangat dianjurkan Rasul karena pahalanya setara dengan haji dan umrah dengan sempurna.

"Siapa yang shalat Shubuh dengan berjamaah, lalu duduk berdzikir kepada Allah sehingga matahari terbit, kemudian shalat dua rakaat,maka dia akan mendapatkan (pahala) seperti pahala haji dan umrah, sempurna sempurna sempurna." (HR. Al-Tirmidzi, dihassankan oleh Al-Albani dalam al-Misykah)
(bal)
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
masjid shalat isyraq shalat dhuha
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya