Alissa Wahid: Generasi Muda Harus Siap Hadapi Tantangan
Andi Muhammad
Kamis, 18 Agustus 2022 - 22:32 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) memasuki usia ke-77. Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Hj Alissa Qotrunnada Munawaroh (Alissa Wahid) mengatakan generasi muda Indonesia harus siap menghadapi tantangan.
Menurut dia, terdapat dua tantangan yang akan dihadapi oleh generasi penerus bangsa. Pemuda kini harus dituntut untuk tetap menjaga kebudayaan Indonesia seraya terus berproses menjadi warga global.
“Dulu, orang menjadi warga global dengan cara tinggal di luar negeri. Sekarang, hanya butuh jari,” kata Alissa Wahid dikutip laman resmi PBNU, Kamis (18/8/2022).
Baca Juga:77 Tahun Kemerdekaan RI, Muhammadiyah Nilai Kualitas Demokrasi Perlu Diperbaiki
Lanjutnya, Alissa menilai bahwa generasi muda Indonesia perlu memperhatikan isu-isu kebangsaan yang sedang berkembang. Ini guna menumbuhkan kemampuan untuk memahami Indonesia secara menyeluruh.
“Anak muda Indonesia perlu meluangkan waktu dan energi untuk lebih mengenal Tanah Air Indonesia, supaya ia tetap berakar kuat,” tuturnya.
Tak luput, ia menuturkan bahwa generasi muda juga dinilai perlu memperluas wawasan, relasi sosial serta kemauan untuk terus belajar. Agar masing-masing individu kelak menemukan jalan pengabdiannya demi kemajuan Indonesia di masa depan.
Menurut dia, terdapat dua tantangan yang akan dihadapi oleh generasi penerus bangsa. Pemuda kini harus dituntut untuk tetap menjaga kebudayaan Indonesia seraya terus berproses menjadi warga global.
“Dulu, orang menjadi warga global dengan cara tinggal di luar negeri. Sekarang, hanya butuh jari,” kata Alissa Wahid dikutip laman resmi PBNU, Kamis (18/8/2022).
Baca Juga:77 Tahun Kemerdekaan RI, Muhammadiyah Nilai Kualitas Demokrasi Perlu Diperbaiki
Lanjutnya, Alissa menilai bahwa generasi muda Indonesia perlu memperhatikan isu-isu kebangsaan yang sedang berkembang. Ini guna menumbuhkan kemampuan untuk memahami Indonesia secara menyeluruh.
“Anak muda Indonesia perlu meluangkan waktu dan energi untuk lebih mengenal Tanah Air Indonesia, supaya ia tetap berakar kuat,” tuturnya.
Tak luput, ia menuturkan bahwa generasi muda juga dinilai perlu memperluas wawasan, relasi sosial serta kemauan untuk terus belajar. Agar masing-masing individu kelak menemukan jalan pengabdiannya demi kemajuan Indonesia di masa depan.