Mengunjungi Masjid Hidayatullah, Cagar Budaya Perpaduan 3 Kultur
Andi Muhammad
Jum'at, 02 September 2022 - 04:00 WIB
Mengunjungi Masjid Hidayatullah, Cagar Budaya Perpaduan 3 Kultur. Foto: Andi Muhammad.
Kesibukan Ibu Kota Jakarta dapat terlihat di daerah Karet, Sudirman yang dihiasi sejumlah gedung menjulang tinggi. Namun di balik gedung-gedung pencakar langit tersebut terdapat sebuah masjid cagar budaya dengan menggabungkan tiga kebudayaan.
Masjid tersebut adalah Masjid Hidayatullah yang berlokasi tepat di Jalan Prof Dr Satrio tepat di belakang Gedung Sampoerna Strategic Square tak jauh dariKali Krukut. Gabungan tiga budaya tersebut, yakni Betawi, Hindu, dan Tionghoa.
"Jendela dan pintu ciri khas orang-orang betawi bangunan atapnya mencerminkan orang-orang Ciina dua menara kembar mencerminkan orang-orang hindu," ujar Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Sementara, Muhammad Thohir saat ditemui Langit7 di bilangan Karet, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (1/9/2022).
Bangunan masjid tampak mempertahankan nuansa klasik meski berada di tengah pusat perekonomian modern Jakarta. Masjid Hidayatullah merupakan salah satu tempat ibadah tertua di Indonesia yang didirikan pada tahun 1747.
Baca Juga:Wisata Religi ke Masjid Paling Ikonik di Negeri Jiran
Sejarahnya, tanah masjid cagar budaya ini dibangun di atas tanah seluas 3.000 meter persegi. Tanah tersebut awalnya milik orang Belanda yang bernama Safir Hands. Kemudian ia pun menghibahkan tanah tersebut kepada Muhammad Yusuf, seorang Betawi keturunan Bugis yang kemudian diwakafkan.
Masjid tersebut adalah Masjid Hidayatullah yang berlokasi tepat di Jalan Prof Dr Satrio tepat di belakang Gedung Sampoerna Strategic Square tak jauh dariKali Krukut. Gabungan tiga budaya tersebut, yakni Betawi, Hindu, dan Tionghoa.
"Jendela dan pintu ciri khas orang-orang betawi bangunan atapnya mencerminkan orang-orang Ciina dua menara kembar mencerminkan orang-orang hindu," ujar Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Sementara, Muhammad Thohir saat ditemui Langit7 di bilangan Karet, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (1/9/2022).
Bangunan masjid tampak mempertahankan nuansa klasik meski berada di tengah pusat perekonomian modern Jakarta. Masjid Hidayatullah merupakan salah satu tempat ibadah tertua di Indonesia yang didirikan pada tahun 1747.
Baca Juga:Wisata Religi ke Masjid Paling Ikonik di Negeri Jiran
Sejarahnya, tanah masjid cagar budaya ini dibangun di atas tanah seluas 3.000 meter persegi. Tanah tersebut awalnya milik orang Belanda yang bernama Safir Hands. Kemudian ia pun menghibahkan tanah tersebut kepada Muhammad Yusuf, seorang Betawi keturunan Bugis yang kemudian diwakafkan.