Seleksi Imam Masjid Uni Emirat Arab Dibuka, Ini Persyaratannya.
Fajar adhitya
Jum'at, 13 Agustus 2021 - 19:26 WIB
Sheikh Zayid Grand Mosque, Dubai, Uni Emirat Arab Foto: Langit7.id/Istock
Kementerian Agama membuka seleksi imam masjid untuk ditempatkan di Uni Emirat Arab. Pendaftaran dibuka mulai hari ini, Jumat, 13 Agustus sampai Ahad, 22 Agustus 2021.
Pendaftaran terbuka bagi semua kalangan yang berpaham ahlussunnah wal jamaah. Selain menjadi imam masjid, mereka yang lolos juga akan menjadi duta Indonesia dalam hal penguatan kerja sama bilateral.
"Program pengiriman imam asal Indonesia ini turut berkontribusi pada peningkatan kerja sama bilateral kedua negara, termasuk meningkatkan citra Indonesia," ujar Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin di Jakarta, Jumat (13/8/21).
Seleksi dilaksanakan secara virtual selama tiga hari pada Rabu, 25 sampai 27 Agustus 2021. "Kita akan menjaring lebih banyak calon imam dari seluruh Indonesia," katanya
Calon peserta bisa melakukan pendaftaran di situs bimasislam.kemenag.go.id, lalu pilih menu Seleksi Imam Masjid. Berkas pendaftaran dikirimkan paling lambat 22 Agustus 2021. Kementerian menargetkan bisa menjaring sebanyak 74 imam sehingga pada 2021 ini terdapat 100 imam yang siap dikirim ke Uni Emirat Arab.
Syarat pendaftaran:
1. Hafal Alquran 30 Juz
Pendaftaran terbuka bagi semua kalangan yang berpaham ahlussunnah wal jamaah. Selain menjadi imam masjid, mereka yang lolos juga akan menjadi duta Indonesia dalam hal penguatan kerja sama bilateral.
"Program pengiriman imam asal Indonesia ini turut berkontribusi pada peningkatan kerja sama bilateral kedua negara, termasuk meningkatkan citra Indonesia," ujar Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin di Jakarta, Jumat (13/8/21).
Seleksi dilaksanakan secara virtual selama tiga hari pada Rabu, 25 sampai 27 Agustus 2021. "Kita akan menjaring lebih banyak calon imam dari seluruh Indonesia," katanya
Calon peserta bisa melakukan pendaftaran di situs bimasislam.kemenag.go.id, lalu pilih menu Seleksi Imam Masjid. Berkas pendaftaran dikirimkan paling lambat 22 Agustus 2021. Kementerian menargetkan bisa menjaring sebanyak 74 imam sehingga pada 2021 ini terdapat 100 imam yang siap dikirim ke Uni Emirat Arab.
Syarat pendaftaran:
1. Hafal Alquran 30 Juz