home masjid

Proses Pengumpulan Naskah Al-Qur'an dari Zaman Nabi hingga Utsman

Selasa, 13 September 2022 - 08:00 WIB
Proses Pengumpulan Naskah Al-Quran dari Zaman Nabi hingga Utsman. Foto: Langit7.id/iStock.
Al-Qur'an merupakan wahyu Allah Ta'ala yang diturunkan kepada Rasulullah Saw melalui malaikat Jibril. Ketika wahyu datang, Rasulullah Saw langsung menghafal dan memahaminya, sehingga Rasulullah Saw menjadi orang pertama yang menghafal Al-Qur'an.

Mushaf Al-Qur'an yang ada hingga kini melalui perjalanan panjang yang berliku selama kurun waktu lebih dari 1400 tahun, serta mempunyai latar belakang sejarah yang menarik untuk diketahui. Di zaman Rasulullah Saw pemeliharaan Al-Qur'an bertumpu pada penghafalan, baik dari Nabi sendiri maupun para sahabat.

Terdapat proses pengumpulan naskah yang cukup panjang hingga kemudian menjadi mushaf Al-Qur'an yang saat ini kita baca. Pemeliharaan dan kemurnian Al-Qur'an berlangsung sejak zaman Nabi.

Penceramah ustaz Anas Burhanuddin menjelaskan, ketika di zaman Khalifah Abu Bakar as-Shidiq terjadi kekhawatiran bahwa suatu saat Al-Qur'an akan hilang, sehingga Abu Bakar berupaya untuk mengumpulkan Al-Qur'an dalam satu mushaf.

Baca Juga:Jangan Asal-asalan, Ini Tips Cari Rumah Tahfiz Tepat untuk Si Kecil

"Itu adalah contoh dan inspirasi dari Abu Bakar as-Shidiq. Maka semua pencetakan Al-Qur'an yang dicetak di berbagai kota di penjuru dunia ini Abu Bakar mendapat pahalanya sebab Abu Bakar yang mencontohkannya," kata Ustaz Anas dalam YouTube YufidTV, dikutip Selasa (13/9/2022).

"Pahala dari orang yang terinspirasi oleh keteladannya sampai hari kiamat kelak. Dan Abu Bakar As-Shidiq menjadi teladan karena telah mengumpulkan Al-Qur'an," ujarnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
alquran nabi muhammad utsman bin affan abu bakar ash-shiddiq baca alquran
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya