Menyusuri Benteng Amsterdam di Desa Wisata Negeri Hila Maluku
Hasanah syakim
Kamis, 15 September 2022 - 09:32 WIB
Benteng Amsterdam di Desa Wisata Negeri Hila, Maluku menjadi saksi sejarah transaksi rempah-rempah (foto: istimewa)
Desa Wisata Negeri Hila menjadi salah satu desa wisata yang terletak di Pantai Utara Pulau Ambon. Desa wisata ini memiliki beragam potensi wisata, seperti wisata budaya, sejarah, bahari, alam, kuliner lokal, serta beberapa warisan budaya yang hingga kini masih dilestarikan.
Salah satu daya tarik utamanya berupa peninggalan sejarah Benteng Amsterdam. Sebagai wisata sejarah dan budaya, Benteng Amsterdam menyimpan sejarah tentang asal mula jalur rempah yang terkenal di dunia.
Desa Wisata Negeri Hila ini berada di Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Perjalanan menuju Desa Wisata Negeri Hila butuh waktu kurang lebih satu jam, dengan jarak tempuh sejauh 37 kilometer dari Bandara Internasional Patimura, Ambon.
Baca juga:Desa Wisata Pentagen, Unggulkan Taman Wisata Air
Saat hendak menikmati bangunan Benteng Amsterdam ini Sahabat Langit7 tidak perlu membeli tiket masuk. Hanya saja Sahabat Langit7 dapat memberikan uang seikhlasnya untuk kebersihan area benteng.
Selain itu, di desa wisata ini juga terdapat beragam tarian seni khas Maluku, salah satunya Tari Lenso yang kerap dibawakan saat acara penyambutan tamu, acara adat, hingga acara pernikahan.
Penjaga Benteng Amsterdam, Muhammad Damri Lating menjelaskan, Benteng Amsterdam ini seperti bangunan rumah, sebab benteng ini berawal dari sebuah gudang rempah Portugis.
Salah satu daya tarik utamanya berupa peninggalan sejarah Benteng Amsterdam. Sebagai wisata sejarah dan budaya, Benteng Amsterdam menyimpan sejarah tentang asal mula jalur rempah yang terkenal di dunia.
Desa Wisata Negeri Hila ini berada di Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Perjalanan menuju Desa Wisata Negeri Hila butuh waktu kurang lebih satu jam, dengan jarak tempuh sejauh 37 kilometer dari Bandara Internasional Patimura, Ambon.
Baca juga:Desa Wisata Pentagen, Unggulkan Taman Wisata Air
Saat hendak menikmati bangunan Benteng Amsterdam ini Sahabat Langit7 tidak perlu membeli tiket masuk. Hanya saja Sahabat Langit7 dapat memberikan uang seikhlasnya untuk kebersihan area benteng.
Selain itu, di desa wisata ini juga terdapat beragam tarian seni khas Maluku, salah satunya Tari Lenso yang kerap dibawakan saat acara penyambutan tamu, acara adat, hingga acara pernikahan.
Penjaga Benteng Amsterdam, Muhammad Damri Lating menjelaskan, Benteng Amsterdam ini seperti bangunan rumah, sebab benteng ini berawal dari sebuah gudang rempah Portugis.