Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 03 Mei 2026
home wisata halal detail berita

Menyusuri Benteng Amsterdam di Desa Wisata Negeri Hila Maluku

hasanah syakim Kamis, 15 September 2022 - 09:32 WIB
Menyusuri Benteng Amsterdam di Desa Wisata Negeri Hila Maluku
Benteng Amsterdam di Desa Wisata Negeri Hila, Maluku menjadi saksi sejarah transaksi rempah-rempah (foto: istimewa)
LANGIT7.ID, Jakarta - Desa Wisata Negeri Hila menjadi salah satu desa wisata yang terletak di Pantai Utara Pulau Ambon. Desa wisata ini memiliki beragam potensi wisata, seperti wisata budaya, sejarah, bahari, alam, kuliner lokal, serta beberapa warisan budaya yang hingga kini masih dilestarikan.

Salah satu daya tarik utamanya berupa peninggalan sejarah Benteng Amsterdam. Sebagai wisata sejarah dan budaya, Benteng Amsterdam menyimpan sejarah tentang asal mula jalur rempah yang terkenal di dunia.

Desa Wisata Negeri Hila ini berada di Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Perjalanan menuju Desa Wisata Negeri Hila butuh waktu kurang lebih satu jam, dengan jarak tempuh sejauh 37 kilometer dari Bandara Internasional Patimura, Ambon.

Baca juga: Desa Wisata Pentagen, Unggulkan Taman Wisata Air

Saat hendak menikmati bangunan Benteng Amsterdam ini Sahabat Langit7 tidak perlu membeli tiket masuk. Hanya saja Sahabat Langit7 dapat memberikan uang seikhlasnya untuk kebersihan area benteng.

Selain itu, di desa wisata ini juga terdapat beragam tarian seni khas Maluku, salah satunya Tari Lenso yang kerap dibawakan saat acara penyambutan tamu, acara adat, hingga acara pernikahan.

Penjaga Benteng Amsterdam, Muhammad Damri Lating menjelaskan, Benteng Amsterdam ini seperti bangunan rumah, sebab benteng ini berawal dari sebuah gudang rempah Portugis.

"Jadi Portugis pertama kali masuk ke Maluku pada tahun 1512 itu mereka membangun sebuah gudang rempah yang lebih dikenal dengan nama Loji Portugis," kata Damri dalam akun YouTube Dinas Pariwisata Maluku dikutip Kamis (15/9/2022).

Selanjutnya, bangsa Belanda masuk Maluku tahun 1605 kemudian bangsa Belanda mengusir Portugis, kemudian gudang diubah menjadi kubu pertahanan dan dinamakan Benteng Amsterdam.

Baca juga: Pengembangan Agrowisata Tanjung Sakti Bangkitkan Pariwisata di Sumatera Selatan

Menurutnya, bangunan tempat penyimpanan rempah ini dibangun oleh bangsa Portugis, sedangkan tembok-tembok disekelilingnya dibangun oleh Belanda.

"Dan ini adalah benteng yang pertama kali Belanda bangun di Maluku. Jadi bangunannya bangsa Portugis yang bangun sedangkan tembok-tempok kelilingnya itu Belanda yang bangun. Di sana juga ada sudut tempat menyimpanan meriam," jelasnya.

(sof)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 03 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:49
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)