Anwar Abbas mengulas polemik Purbaya Yudhi Sadewa dan tekanan oligarki! Ia menyoroti ketimpangan kekayaan, dugaan persekongkolan pengusaha-oknum pemerintah, hingga dampaknya terhadap kebijakan ekonomi nasional.
Purbaya Yudhi Sadewa diganti, Anwar Abbas khawatir kebijakan ekonomi kembali berpihak kepada oligarki! Simak sorotan soal mafia bisnis, penyelundupan, PHK, hingga desakan agar Menkeu baru konsisten pada ekonomi konstitusi.
Buku Islam Ala Prabowo menuai kritik dan viral di media sosial. Anwar Abbas menilai judulnya berpotensi memicu polemik umat Islam hingga menyudutkan nama Prabowo dan mengusulkan judul baru.
KH Miftachul Akhyar kembali terpilih sebagai Rais Am PBNU 20262031. Simak gagasan dakwah sejuk, penguatan ekonomi umat, dan seruannya soal kedaulatan ekonomi Indonesia.
Pengangguran Indonesia masih di atas 7 juta orang meski jutaan lapangan kerja baru dibuka. Anwar Abbas menilai pemerintah perlu mempertimbangkan membuka kembali penempatan PMI ke Arab Saudi dengan sistem perlindungan yang lebih kuat.
Muktamar NU ke-35 dibuka hari ini di Jombang. Anwar Abbas menyampaikan harapan agar NU melahirkan pemimpin terbaik, memperkuat ukhuwah NU-Muhammadiyah, dan membawa umat serta bangsa semakin maju.
Destry Damayanti diusulkan menjadi Gubernur Bank Indonesia. Fit and properr test DPR akan menentukan arah baru BI menghadapi rupiah, inflasi, digitalisasi, UMKM, hingga ekonomi hijau.
Indonesia genap 81 tahun merdeka, tetapi apakah rakyat benar-benar sudah merasakan kemerdekaan? Simak kritik tajam soal ketimpangan, hukum, dan perlindungan rakyat.
Masjid Istiqlal masuk ekosistem bursa efek lewat dana wakaf tunai. Namun, bagaimana jika investasi saham syariah mengalami kerugian? Ini risiko dan solusi yang disorot Anwar Abbas.
Anwar Abbas mengkritik keras tindakan Satpol PP terhadap pedagang kaki lima yang dinilai tidak manusiawi. Ia meminta penertiban dilakukan secara beradab tanpa kekerasan demi melindungi hak rakyat kecil.
Mengapa pemimpin tidak cukup hanya legal, tetapi juga harus legitimate? Anwar Abbas mengulas pentingnya integritas, kepercayaan rakyat, dan legitimasi sosial sebagai fondasi stabilitas pemerintahan serta masa depan bangsa Indonesia.
Anwar Abbas soroti rencana Universitas Republik Indonesia! Menurutnya, Indonesia tak hanya membutuhkan pemimpin dan birokrat unggul, tetapi juga ilmuwan, teknolog, dan entrepreneur untuk mengejar kemajuan bangsa.