Presiden Masoud Pezeshkian menyatakan bahwa tindakan Iran sepenuhnya sesuai dengan hukum internasional, seraya menegaskan bahwa Teheran tidak pernah menghendaki ketidakstabilan di kawasan tersebut.
Kemunculan Mojtaba Khamenei di hadapan masyarakat Iran dan dunia amat dinantikan. Pasalnya, sejak ditunjuk sebagai Pemimpin Tertinggi Iran pada Maret 2026 lalu, Mojtaba belum juga menampakkan dirinya ke hadapan publik.
Iran tegaskan Selat Hormuz akan tetap ditutup sampai Amerika Serikat bisa memperbaiki perilakunya serta memenuhi syarat-syarat tertentu, meskipun Teheran dan Oman sudah mendekati kesepakatan mengenai jalur pelayaran sementara.
Setelah melalui penantian yang cukup lama akhirnya Presiden Iran Masoud Pezeshkian bisa bertemu dengan Pemimpin Revolusi Islam, Ayatollah Seyed Mojtaba Khamenei. Pertemuan sakral itu beragendakan membahas penghidupan masyarakat dan masa depan negara.
Presiden AS Donald Trump meluapkan kekesalannya terhadap Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth, karena dianggap telah memberi info menyesatkan terkait stok persenjataan Amerika yang menipis selama perang melawan Iran.
Ketegangan antara Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan kantor pemimpin tertinggi kini telah mencuat ke publik. Bahkan Pezeshkian tercatat sudah 28 kali mengancam akan mengundurkan diri apabila tidak juga diizinkan bertemu dengan Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei.
Sejak diangkat sebagai Pemimpin Tertinggi Iran menggantikan ayahnya, keberadaan Mojtaba Khamenei hingga kini masih dirahasiakan. Bahkan dikabarkan, Presiden Iran Masoud Pezeshkian harus menemuinya secara sembunyi dan hanya diberi waktu beberapa menit saja.
Angkatan bersenjata Iran menyatakan dengan tegas bahwa tidak akan membiarkan ekspor minyak, bahkan satu tetes pun, melalui Selat Hormuz apabila Amerika Serikat (AS) melakukan hal-hal sebagai berikut.
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengapresiasi kerja sama rakyat dan angkatan bersenjata Yordania atas kerja sama mereka dalam menargetkan lokasi pasukan AS di sana, dengan memberi informasi akurat yang mengarah pada penargetan yang tepat terhadap pasukan AS.
Serangan agresif AS terhadap berbagai wilayah di Provinsi Hormozgan, Iran bagian selatan, telah menewaskan sedikitnya delapan orang dan melukai 19 lainnya. Begitu pula kerusakan pada infrastruktur komunikasi vital, termasuk enam jembatan.
Angkatan Darat Iran menyatakan telah melancarkan gelombang baru serangan balasan menggunakan drone terhadap Pangkalan Udara Al-Azraq milik AS di Yordania, dengan menyasar area tempat ditempatkannya jet tempur F/A-18 serta hanggar peralatan militer berukuran besar.
Senator AS Lindsey Graham meninggal dunia secara mendadak di usia 71 tahun pada Sabtu lalu. Sekutu terdekat Donald Trump itu dikenal karena pendiriannya yang intervensionis dalam kebijakan luar negeri, dan sangat mendukung perang di Iran.