LANGIT7.ID-, Teheran - Angkatan Darat Iran menyatakan telah melancarkan gelombang baru serangan balasan menggunakan drone terhadap Pangkalan Udara Al-Azraq milik AS di Yordania, dengan menyasar area tempat ditempatkannya jet tempur F/A-18 serta hanggar peralatan militer berukuran besar.
Dalam pernyataan yang dirilis pada hari Rabu, Angkatan Darat Iran menyatakan bahwa tahap kedelapan Operasi Thunderbolt diluncurkan pada dini hari menyusul serangan baru AS terhadap Iran.
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyatakan bahwa Angkatan Dirgantaranya telah menghancurkan hanggar yang menampung jet tempur F-15, F-16, dan F-35 milik Amerika Serikat (AS).
Tak hanya itu, mereka juga telah melumpuhkan sejumlah pesawat nirawak (drone) strategis MQ-9 di Pangkalan Udara Al-Azraq AS di Yordania dalam gelombang baru Operasi Nasr-2.
Dalam pernyataan yang dirilis Rabu (15/7) pagi, IRGC menyebutkan bahwa serangan tersebut dilakukan sebagai tanggapan atas agresi militer AS yang kembali dilancarkan terhadap Iran. Sebagaimana melansir media Iran,
Tasnim News, Kamis (16/7/2026).
Baca juga: Ini 10 Provokasi Lindsey Graham ke Iran, Senator dan Sekutu Dekat Trump yang Meninggal MendadakDinyatakan pula bahwa operasi tersebut menargetkan fasilitas militer AS di Al-Azraq sebagai bagian dari gelombang keenam Operasi Nasr-2.
Menurut pernyataan tersebut, operasi itu menghancurkan hanggar yang digunakan oleh jet tempur F-15, F-16, dan F-35, serta melumpuhkan beberapa drone strategis MQ-9 milik AS yang ditempatkan di pangkalan tersebut.
Dalam pesannya kepada rakyat Yordania, IRGC menggambarkan negara Arab tersebut sebagai tanah suci yang memiliki keterkaitan dengan para nabi. Serta menyatakan bahwa negara itu tidak sepatutnya menjadi tempat bagi pihak penjajah dan penjahat internasional.
Pernyataan tersebut mendesak rakyat Yordania, yang disebut telah menyaksikan tindakan AS dan Israel terhadap rakyat Palestina secara lebih dekat dibandingkan bangsa lain mana pun, untuk berupaya mengakhiri keberadaan pasukan AS di wilayah mereka sekaligus mencegah Yordania dijadikan sebagai landasan peluncuran serangan, terhadap negara-negara Islam serta bangsa Palestina.
Baca juga: Iran Umumkan Telah Menembak Jatuh Drone MQ-1 Milik AS di Kawasan Selat HormuzIRGC juga menyerukan kepada rakyat Yordania untuk memanfaatkan setiap kesempatan guna membongkar institusi-institusi Amerika dan mengusir pasukan AS dari negara tersebut.
Sementara itu, IRGC menegaskan bahwa Angkatan Darat Iran akan terus mempertahankan keamanan dan integritas wilayah negara dengan penuh tekad, serta berjanji bahwa tidak ada ancaman yang akan dibiarkan tanpa balasan.
Ditambahkan pula bahwa kemampuan militer Iran tidak ditujukan untuk memicu perang, melainkan dipelihara demi menjaga kemerdekaan dan integritas wilayah negara dengan tekad yang tak tergoyahkan.
(lsi)