Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 14 Juli 2026
home global news detail berita

Klaim Palsu Amerika Soal Selat Hormuz Terkuak, Iran Tegaskan AS Melanggar MoU

lusi mahgriefie Selasa, 14 Juli 2026 - 10:27 WIB
Klaim Palsu Amerika Soal Selat Hormuz Terkuak, Iran Tegaskan AS Melanggar MoU
Sumber: Tasnim News
LANGIT7.ID-, Teheran - Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Senin (13/7) berupaya mengubah peta kekuatan, dengan cara memberlakukan blokade terhadap Iran dan menyatakan bahwa AS menguasai Selat Hormuz. AS bahkan akan memungut biaya dari kapal-kapal yang melintas dengan aman.

Tak hanya itu, pada Minggu (12/7), Presiden AS Trump dan Komando Pusat militer AS menegaskan bahwa Selat Hormuz tetap terbuka, meskipun angkatan laut Iran menyatakan selat tersebut ditutup. Kedua belah pihak terus saling melancarkan serangan.

Berbeda dengan klaim Presiden AS Donald Trump, gambar-gambar yang diambil oleh koresponden Tasnim dari Selat Hormuz menunjukkan bahwa Iran telah menutup Selat Hormuz berdasarkan haknya yang tak terbantahkan, sehingga kapal-kapal pun terhenti di sekitar selat tersebut.

Langkah Iran tersebut menyusul pelanggaran terang-terangan AS terhadap hampir seluruh ketentuan nota kesepahaman (MoU) Islamabad, khususnya Pasal 5.

Baca juga: Campur Tangan Amerika di Selat Hormuz Membahayakan Pasokan Minyak dan Gas Dunia, AS Harus Tanggung Jawab

Pada sebuah rekaman video tampak bagian Selat Hormuz yang dikenal sebagai "Koridor Oman-Amerika." AS sebelumnya berupaya membuka jalur dari sisi Oman guna melumpuhkan kendali Republik Islam Iran atas Selat Hormuz, serta sepenuhnya mengabaikan kewajiban bagi kapal-kapal untuk melintasi koridor ini sesuai dengan ketentuan Iran (berdasarkan Pasal 5 MoU tersebut). Sebagaimana melansir media Iran, Tasnim, Selasa (14/7/2026).

Pada periode-periode tertentu, sejumlah kapal juga melintasi rute tersebut. Namun, dengan memberikan peringatan kepada kapal-kapal yang mencoba menggunakan rute ilegal itu serta merespons secara tegas intervensi militer AS, Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran berhasil mempertahankan kendali atas seluruh wilayah Selat Hormuz.

Pihak Amerika terus berupaya meloloskan kapal-kapal melalui koridor ini, namun Iran telah menegaskan secara lugas bahwa mereka tidak akan membiarkan Selat Hormuz terlepas dari pelaksanaan penuh kedaulatan Republik Islam tersebut.

Baca juga: IRGC Beri Peringatan Keras Pada Pihak yang Campur Tangan Atas Pengaturan Selat Hormuz

Jika ada kapal yang kembali mencoba melanggar ketentuan yang telah ditetapkan, mereka akan menghadapi hukuman tegas; dan jika AS berupaya melembagakan pelanggaran semacam itu, AS pun akan kembali dijatuhi hukuman.

Apa yang diklaim AS tersebut dasarnya merupakan langkah yang meniru taktik Iran sendiri yaitu memungut biaya dari kapal yang melintas.

Pengumuman dari AS itu muncul di tengah meningkatnya aksi saling serang antara AS dan Iran demi menguasai selat tersebut, yang memicu kekhawatiran akan kembalinya perang terbuka.

Selama ini, dunia memandang selat yang membentang di sepanjang pesisir Iran dan Oman sebagai jalur air internasional yang bebas digunakan.

Baca juga: AS Kumat Lagi, Ngebom Fasilitas Air Iran Untuk Balas Dendam Setelah Helikopter Apache AS Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Namun, tak lama setelah wilayah tersebut diserang oleh AS dan Israel pada 28 Februari, Iran mengklaim kedaulatan atas selat itu, sehingga mengganggu pasar energi global dan memicu kenaikan harga.

Klaim Selat Hormuz

Baik Iran maupun AS menyatakan bahwa mereka menguasai Selat Hormuz.

Dalam sebuah unggahan di Truth Social pada hari Senin, Trump menyatakan bahwa AS "mulai saat ini akan dikenal sebagai PENJAGA SELAT HORMUZ."

Sementara itu, Korps Garda Revolusi Iran yaitu pasukan paramiliter yang mengendalikan persenjataan rudal balistik Republik Islam, menyatakan bahwa Teheranlah yang menguasai selat itu.

"Kami tidak akan membiarkan tentara nakal yang membunuh anak-anak dari belahan dunia lain untuk terus melakukan campur tangan ilegal di sana," demikian pernyataan Garda Revolusi pada hari Minggu (12/7), mengutip AP. (*/lsi/Tasnim/AP).

Baca juga: Amerika Ingkar Janji, Tetap Serang Iran Saat Upacara Pemakaman Ali Khamenei Berlangsung

(lsi)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 14 Juli 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:02
Ashar
15:23
Maghrib
17:56
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan