Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 13 Juli 2026
home global news detail berita

Selat Hormuz Ditutup, Iran Pastikan Tiap Agresi Amerika Akan Dibalas Lebih Keras

lusi mahgriefie Senin, 13 Juli 2026 - 06:10 WIB
Selat Hormuz Ditutup, Iran Pastikan Tiap Agresi Amerika Akan Dibalas Lebih Keras
LANGIT7.ID-, Teheran - Amerika Serikat melancarkan serangan ke Iran, saat prosesi pemakaman. Menanggapi serangan AS itu, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran menyatakan bahwa Selat Hormuz ditutup hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Tak hanya itu, IRGC menyatakan telah menghantam sebuah pangkalan AS di Yordania, sementara Uni Emirat Arab, Qatar, Kuwait, dan Bahrain merespons serangan rudal dan pesawat nirawak (drone) dari Iran.

Peristiwa ini terjadi menyusul insiden awal pekan ini di mana tiga kapal tanker komersial diserang, yang memicu aksi saling serang antara AS dan Iran.

Sebelumnya pada hari Minggu, media pemerintah mengatakan Iran telah menutup Selat Hormuz hingga pemberitahuan lebih lanjut, setelah menembakkan rudal jelajah angkatan laut ke sebuah kapal yang mencoba berlayar melalui rute yang tidak disetujui.

Garda Nasional mengatakan kapal tersebut "terkena tembakan peringatan dan berhenti" setelah mengabaikan instruksi berulang kali, menurut pernyataan yang dimuat oleh kantor berita pemerintah. Melansir BBC, Senin (13/7/2026).

Pernyataan itu juga memperingatkan bahwa setiap "agresi" AS sebagai akibat dari penutupan tersebut akan ditanggapi dengan "keras" dan pangkalan-pangkalan baru di wilayah tersebut akan menjadi sasaran.

Baca juga: IRGC Beri Peringatan Keras Pada Pihak yang Campur Tangan Atas Pengaturan Selat Hormuz

Ketua parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf, yang juga merupakan kepala negosiator negara itu dengan AS, menulis di X bahwa "era kesepakatan sepihak telah BERAKHIR".

Dia melanjutkan: "Kami sudah memperingatkan Anda: tepati janji atau tanggung akibatnya. Kenyataan kini menuntut pertanggungjawaban."

Dalam peluncuran rangkaian serangan ketiga pekan ini, Komando Pusat AS (Centcom) menyatakan bahwa IRGC telah menyerang secara terang-terangan sebuah kapal berbendera Siprus di Selat Hormuz.

Centcom menyebutkan bahwa kapal MV GFS Galaxy tidak dapat melanjutkan pelayarannya akibat kerusakan parah pada ruang mesin. Ditambahkan pula bahwa seorang awak kapal dilaporkan hilang.

Terkait insiden tersebut, Badan Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) menyatakan telah menerima informasi dari pihak militer bahwa para awak kapal terpaksa meninggalkan kapal dan kini berada di dalam sekoci.

"Iran kembali diberi kesempatan untuk menunjukkan kepatuhan terhadap Nota Kesepahaman setelah dimintai pertanggungjawaban atas serangan-serangan sebelumnya, terhadap kapal komersial. Namun mereka kembali gagal memenuhinya," tulis Centcom dalam pernyataan yang diunggah di platform X.

Baca juga: Gara Gara Iran dan Amerika Kembali Berperang, Lalu Lintas di Selat Hormuz Merosot Drastis

Disebutkan bahwa serangan AS menghantam 140 target militer Iran, termasuk lokasi peluncuran rudal dan drone, jaringan komunikasi, serta pos pengawasan pesisir.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth, yang menulis: "Iran membuat pilihan yang keliru. Kini mereka menanggung akibatnya."

IRGC menyatakan bahwa AS telah menargetkan sejumlah pangkalan pesisir dan menara telekomunikasi di pantai selatan.

Sebagai tanggapan, Iran menyatakan bahwa "tahap pertama" pembalasannya mencakup serangan terhadap Pangkalan Udara Pangeran Hassan di Yordania, serta mengklaim telah menghancurkan pusat komando dan kendali pangkalan tersebut beserta hanggar pesawat nirawak (drone) MQ-9.

(lsi)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 13 Juli 2026
Imsak
04:34
Shubuh
04:44
Dhuhur
12:02
Ashar
15:23
Maghrib
17:55
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan