LANGIT7.ID-, Teheran - Intervensi yang dilakukan
Amerika Serikat di
Selat Hormuz telah membahayakan keamanan energi global, diantaranya terkait pasokan minyak dan gas dunia. Iran menekankan akan terus menjalani kedaulatannya atas jalur air strategis tersebut, dengan kekuatan penuh.
Hal tersebut disampaikan Juru bicara Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Jenderal Hossein Mohebbi melalui psena yang diunggah di akun X-nya pada hari Senin (13/7). Pernyataan ini ia sampaikan sebagai tanggapan atas pernyataan para pejabat AS.
Berikut bunyi pesannya: "Amerika Serikat, dengan campur tangan di
Selat Hormuz, telah menempatkan keamanan pasokan minyak dan gas dunia dalam bahaya serius dan harus dimintai pertanggungjawaban."
Ia menambahkan, pihaknya akan terus menjalankan kedaulatan dan pengelolaan kami atas Selat Hormuz dengan kekuatan dan tekad bulat, serta akan memaksa pihak asing dan sekutu mereka untuk tunduk pada kehendak bangsa Iran.
Baca juga: Selat Hormuz Ditutup, Iran Pastikan Tiap Agresi Amerika Akan Dibalas Lebih KerasPernyataan tersebut disampaikan setelah Markas Besar Pusat Khatam al-Anbia Iran menegaskan kembali bahwa Angkatan Bersenjata Iran tidak akan membiarkan campur tangan AS dalam pengelolaan
Selat Hormuz.
Melansir media resmi Iran, Tasnim, Mereka akan merespons secara tegas setiap upaya untuk mengganggu pelayaran kapal komersial atau kapal tanker minyak di luar jalur yang telah ditetapkan oleh Iran.
Juru bicara markas besar tersebut pada hari Senin memperingatkan bahwa intervensi berulang AS di jalur perairan strategis itu telah membahayakan keamanan kawasan, perdagangan internasional, dan navigasi maritim.
Ia menuding sejumlah negara di kawasan tersebut meningkatkan risiko konflik yang lebih luas akibat kerja sama mereka dengan Washington.
Baca juga: IRGC Beri Peringatan Keras Pada Pihak yang Campur Tangan Atas Pengaturan Selat HormuzDalam kesempatan seupa, Ia juga memperingatkan bahwa setiap dukungan logistik yang diberikan kepada pasukan AS akan dianggap sebagai tindakan yang melanggar kedaulatan dan keamanan nasional Iran.
Tak hanya itu, dengan tegas ia menyebutkan bahwa AS dan mitra-mitra regionalnya akan dimintai pertanggungjawaban atas memburuknya situasi keamanan lebih lanjut atau meluasnya konflik.
Baca juga: Gara Gara Iran dan Amerika Kembali Berperang, Lalu Lintas di Selat Hormuz Merosot Drastis(lsi)