Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 15 Juli 2026
home global news detail berita

Harga Minyak Kembali Melonjak Tajam Menyusul Serangan Baru AS

lusi mahgriefie Rabu, 15 Juli 2026 - 06:20 WIB
Harga Minyak Kembali Melonjak Tajam Menyusul Serangan Baru AS
Foto: ist
LANGIT7.ID-, Washington - Harga minyak dikabarkan kembali naik. Kontrak berjangka minyak mentah Brent menguat lima persen hingga mencapai USD87,49 per barel. Ini merupakan level tertinggi sejak 12 Juni 2026.

Meski disebut tertinggi namun ini masih jauh di bawah puncak harga yang tercatat sejak awal perang terjadi yaitu Februari 2026. Sebagaimana melansir AlJazeera, Rabu (14/7/2026).

Sebelumnya, harga telah melonjak lebih dari sembilan persen pada hari Senin. Kenaikan ini terjadi setelah adanya serangan baru oleh AS terhadap Iran, yang memicu kekhawatiran mengenai gencatan senjata yang sudah rapuh serta risiko lonjakan inflasi kembali.

Baca juga: AS Luncurkan Serangan Lagi ke Iran; UAE Sebut 1 Tewas dalam Serangan Tanker, Iran Langsung Membalas

Samer Hasn, analis pasar senior di XS.com dalam sebuah catatannya mengatakan, saat ini kita sedang berada dalam fase negosiasi di tengah situasi konflik, menyusul kegagalan perundingan pasca-penandatanganan Nota Kesepahaman antara AS dan Iran.

"Kemungkinan tercapainya kembali kesepakatan gencatan senjata dengan ketentuan yang lebih rinci mengenai pengelolaan Selat Hormuz bukanlah hal yang mustahil," ujarnya, mengutip The Wall Street Journal.

Harga Minyak Naik di Tengah Eskalasi Konflik Timur Tengah

Harga minyak naik pada awal perdagangan di Asia di tengah eskalasi konflik Timur Tengah. AS melancarkan serangan malam ketiga berturut-turut terhadap Iran, menyusul pengumuman Presiden Trump mengenai gelombang serangan selama beberapa hari dan blokade baru terhadap perdagangan Iran di Selat Hormuz.

Baca juga: Campur Tangan Amerika di Selat Hormuz Membahayakan Pasokan Minyak dan Gas Dunia, AS Harus Tanggung Jawab

Trump juga menyatakan bahwa AS akan mengenakan biaya 20% atas semua kargo yang melintasi jalur perairan vital tersebut.

"Langkah ini berisiko memicu serangan lebih lanjut dari Iran dan mengancam pemulihan pasokan minyak yang sempat dimulai setelah kesepakatan damai AS-Iran bulan lalu," ungkap analis ANZ Research dalam sebuah laporan riset.

(lsi)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 15 Juli 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:02
Ashar
15:23
Maghrib
17:56
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan