Forum Silaturrahim Kader NU se-Dunia menyampaikan keprihatinan atas dinamika di PBNU dan menegaskan pentingnya kembali pada Khittah 1926. Lewat Konsolidasi Virtual yang diikuti 910 peserta, forum mendorong Syuriyah PBNU memulihkan wibawa organisasi dan memastikan proses menuju Muktamar 2026 berjalan tertib.
KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) terpilih menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2021-2026. Penetapan itu diputuskan dalam sidang Muktamar NU ke-34 di Lampung pada Jumat (24/12/2021).
Teka-teki Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terjawab sudah. KH Miftachul Akhyar ditetapkan sebagai Rais Aam PBNU periode 2021-2026. Keputusan itu ditetapkan melalui musyawarah mufakat sembilan Anggota Ahlul Halli Wal Aqdi (Ahwa).
Haedar percaya NU akan semakin maju, mandiri, dan menebar damai di tengah dinamika kehidupan keumatan, kebangsaan, dan kemanusiaan semesta yang kompleks saat ini.
Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2015-2018, KH Maruf Amin, memaparkan empat kriteria seorang Rais Aam PBNU. Rais 'Aam, adalah sebutan untuk pimpinan tertinggi di dalam PBNU.
Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan selamat Muktamar Ke-34 Nahdlatul Ulama pada tanggal 22 hingga 25 Desember 2021 di Lampung. Tantangan NU dan Muhammadiyah ke depan adalah menjadikan Indonesia maju sejajar bangsa-bangsa lain.
Jokowi menyampaikan pentingnya peningkatan ekonomi umat dan digitalisasi saat menghadiri pembukaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) di Lampung, Rabu (22/12/2021). Dalam hal ekonomi umat, secara spesifik dia menyampaikan terkait masalah pemerataan.
Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siradj, dalam pembukaan muktamar NU menyampaikan sudut pandang santri dan pesantren dalam melihat peluang pembangunan bangsa Indonesia. Dia menyebut lima kekayaan bangsa Indonesia yang bisa jadi modal besar untuk kebangkitan dan pembangunan tersebut.
Dalam kegiatan Muktamar ini, Pemkot Bandarlampung juga berkolaborasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bandarlampung untuk memastikan kesehatan peserta.