200 becak listrik bantuan Presiden Prabowo resmi tiba di Jombang jelang Muktamar NU ke-35. Gratis antar peserta muktamar, pengemudi juga mendapat kompensasi Rp600 ribu selama 4 hari.
Di tengah kekhawatiran akan munculnya cara-cara pragmatis, para ulama menegaskan komitmen bersama untuk menjaga agar ajang tertinggi organisasi tersebut tetap berlangsung sejuk, jujur, adil, bermartabat, serta terbebas dari noda transaksi politik maupun intervensi pihak luar.
Muktamar NU ke-35 di Tambakberas bukan sekadar pergantian kepemimpinan. Ada pertarungan politik, isu tambang, kemandirian ekonomi, hingga ancaman krisis moral NU.
H-5 Muktamar ke-35 NU, persiapan di Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas makin digeber! Ribuan stan UMKM hingga rencana kehadiran Presiden Prabowo jadi sorotan.
Merujuk pada data pemetaan per 18 Agustus 2026, ratusan anggota Kokam Muhammadiyah tersebut bakal disiagakan di area sektor Ring 3. Penjagaan di sektor luar ini melengkapi skema keamanan terpadu yang juga melibatkan Tim Khusus SIGAP 9, Banser, Pagar Nusa, TNI, dan Kepolisian.
Perjuangan NU dalam merawat ajaran Islam Ahlus Sunnah Wal Jama'ah (Aswaja) harus tetap berorientasi pada kemaslahatan bersama, merawat kemanusiaan, menegakkan keadilan, serta menjaga kehidupan kebangsaan yang demokratis.?
Pendiri Alvara Research Center sekaligus salah satu Ketua PBNU, Hasanuddin Ali, menegaskan ada lima kelompok masyarakat yang penting untuk menjadi sasaran utama program NU ke depan.
Penyanyi religi, Ummu Salamah atau popular dengan Alma Esbeye dijadwalkan tampil di Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) pada 29 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pukul 19.00 WIB.
Steering Committee (SC) Muktamar ke-35 NU memastikan proses penerbitan Surat Keputusan (SK) kepengurusan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) dan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) akan diselesaikan sebelum pelaksanaan muktamar yang dijadwalkan berlangsung pada 2731 Agustus 2026 di Jombang, Jawa Timur.
Lukman mendorong para muktamirin untuk bersikap legawa dan secara ikhlas menyerahkan kewenangan penetapan pimpinan tertinggi kepada forum ahli yang representatif melalui sistem Ahlul Halli wal 'Aqdi (AHWA).
Panitia Muktamar Ke-35 NU menyiapkan tiga posko kesehatan 24 jam di Jombang dengan dokter, perawat, ambulans, serta sistem rekam medis digital untuk melayani peserta dan tamu.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Rozin turut menyinggung posisi strategis Nahdlatul Ulama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia menegaskan bahwa NU harus terus menjalankan perannya sebagai shadiqul hukumah.