Ketua Panitia Pelaksana Muktamar Ke-34 NU Muhammad Imam Aziz mengimbau seluruh warga nahdliyin agar tidak berbondong-bondong ke Lampung untuk menyaksikan muktamar secara langsung.
Ketua Umum PBNU Kiai Said Aqil Siroj mengatakan ketetapan itu berdasarkan keputusan Konferensi Besar (Konbes) NU di Jakarta pada 26 September 2021 lalu.
Helmy Faishal mengatakan, NU terus menjadi pilar pemersatu bangsa, penyangga utama NKRI, pengayom umat, dan bangsa. Kiai Miftachul Akhyar mengucap syukur atas ketetepan waktu pelaksanaan Muktamar NU.
Sesuai Anggaran Rumah Tangga NU, forum untuk melakukan pangambilan keputusan adalah melalui rapat. Dalam hal ini rapat harian Syuriah dan harian Tanfidziyah PBNU atau populer dengan istilah rapat gabungan.
Terdapat dua versi agenda muktamar yang beredar di kalangan pengurus dan Nahdliyyin. Kabar menyebutkan Muktamar ke-34 NU akan dilaksanakan tanggal 17 Desember, lalu muncul desakan juga untuk diundur sampai Januari 2022.
Rencananya, Muktamar NU ditetapkan pelaksanaannya tanggal 23 -25 Desember 2021. Namun menyusul kebijakan PPKM level tiga, muncul dua arus wacana, yakni dimajukan sebelum 24 Desember atau diundur setelah dua Januari 2022.
Ketua Panitia MKNU yang juga Wakil Sekretaris PWNU Sulteng Ali Hafidz berpendapat, membangun nalar moderat memang tidak cukup dengan modal sikap inklusif dan anti ekstrem semata.
Namun meski demikian, mantan aktivis PMII itu mengatakan dinamika dan konstelasi jelang Muktamar harus tetap menjaga dan mengedepankan marwah NU dan para kyai atau ulama didalamnya.
Usulan pembatasan masa jabatan, sudah diputuskan sebagai materi muktamar dan telah tercatat di halaman 79 dalam buku Hasil Keputusan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes NU), di kota Banjar, Jawa Barat, Februari 2019.
Beberapa yang dibicarakan antara Kiai Said dengan Presiden Jokowi adalah hasil Munas-Konbes NU 2021 dan rencana pelaksanaan Muktamar NU yang akan digelar pada 23-25 Desember 2021.
PBNU akan menggelar Muktamar ke-34 NU pada 23-25 Desember 2021. Keputusan tersebut disampaikan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj pada Pleno Munas Alim Ulama dan Konbes NU.
Ketua PWNU NTB, Prof TGH Masnun Tahir meminta agar muktamar segera digelar tahun ini, kendati dalam situasi pandemi COVID-19 yang belum sepenuhnya normal.