PBNU resmi meluncurkan logo dan tema Muktamar Ke-35 NU yang akan digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada 2731 Agustus 2026.
Komisi Bahtsul Masail Qanuniyah akan membahas sejumlah isu strategis di Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang dijadwalkan akan berlangsung pada 27-31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.
Berdasarkan hasil diskusi pra-muktamar dan arahan dari jajaran pengurus pusat, terdapat tiga poros besar yang akan dirumuskan menjadi keputusan strategis pada Muktamar nanti.
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menetapkan Pondok Pesantren Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, sebagai tuan rumah Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama yang akan diselenggarakan pada 2731 Agustus 2026.
Wakil Ketua Umum PBNU H Amin Said Husni mengatakan telah mengirim Tim Survei Lokasi Muktamar ke sembilan pesantren di lima provinsi, yakni Jawa Timur, DKI Jakarta, Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Sumatera Barat pada 4-5 Juli 2026.
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menetapkan lima provinsi sebagai kandidat tuan rumah pelaksanaan Muktamar Ke-35 NU yang dijadwalkan akan berlangsung pada 15 Agustus 2026.
PBNU akan membentuk tim khusus untuk melakukan peninjauan sebelum menetapkan lokasi penyelenggaraan. Menurut Nuh, terdapat empat aspek utama yang menjadi dasar penilaian PBNU.
Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) menyepakati pelaksanaan Muktamar ke-35 NU pada 1-5 Agustus 2026.
Forum Silaturrahim Kader NU se-Dunia menyampaikan keprihatinan atas dinamika di PBNU dan menegaskan pentingnya kembali pada Khittah 1926. Lewat Konsolidasi Virtual yang diikuti 910 peserta, forum mendorong Syuriyah PBNU memulihkan wibawa organisasi dan memastikan proses menuju Muktamar 2026 berjalan tertib.