LANGIT7.ID, Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siradj terpilih menjadi tokoh muslim berpengaruh di dunia pada urutan ke-19 dari 500 orang. Survey itu dikeluarkan The Royal Islamic Strategic Studies Center yang berlokasi di Yordania.
Pria kelahiran Cirebon 3 Juli 1953 silam itu kembali dicalonkan menjadi Ketua Umum PBNU setelah mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. Said Aqil akan dipilih dalam Muktamar (Nahdllatul Ulama) NU ke-34 yang dilaksanakan pada 22-23 Desember 2021 di Lampung.
Putra kedua dari KH Aqiel Siradj dan Hj Afifah Harun itu menjadi calon kuat di antara tiga nama tokoh NU lain, yakni KH Yahya Cholil Tsaquf, KH Marzuki Mustamar, dan Gus Baha.
Baca Juga: Muktamar Ke-34 NU, M Nuh: Fokus Bahas Fondasi NU 100 Tahun KeduaSebagai Ketua Umum PBNU Said Aqil juga menjadi Rektor Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Cirebon dan pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Luhur As-Tsaqafah, Jakarta selatan.
Saat muda, Said Aqil pernah belajar di Ponpes KHAS Kempek, Cirebon, pimpinan ayahnya. Kemudian Ponpes Lirboyo, Kediri dan Ponpes Al Munawwir, Bantul.
Baca Juga: Muktamar Ke-34 NU Tetap Digelar 23-25 Desember 2021 di LampungSelain di pondok pesantren Said Aqil juga mengenyam pendidikan formal di luar negeri, yakni pendidikan sarjana di Universitas King Abdul Aziz Jeddah kemudian meneruskan pendidikan magister dan doktoral di Universitas Ummul Qura, Makkah.
Said Aqil dan istri, yakni Nuh Hayati Abdul Qadir saat ini tinggal di Ciganjur Jakarta Selatan. Dari pernikahnnya mereka dikaruniai empat orang anak yakni Nisrin Said Aqil, Aqil Said Aqil, Muhammad Said Aqil, dan Rihab Said Aqil.
Baca Juga: Profil Gus Baha, Santri Kesayangan KH Maimoen Zubair Baca Juga: Kriteria Agama Penting Diperhatikan Laki-laki Sebelum Lamar Wanita(zhd)