Stasiun penyiaran Belanda, AVOTROS, menyatakan mundur dari kompetisi musik internasional, Eurovision karena Israel tetap diizinkan berpartisipasi di ajang itu.
Produk kosmetik Rare Beauty milik penyanyi dan aktris Amerika Serikat Selena Gomez, akan mulai tersedia di sejumlah gerai Be Pharm di Israel pada Agustus mendatang.
Pemerintah federal Belgia telah menyetujui larangan impor barang-barang yang diproduksi di permukiman ilegal Israel di wilayah Palestina. Seperti diketahui, permukiman Israel tersebut dinyatakan ilegal menurut hukum internasional.
Uni Eropa tengah mempertimbangkan larangan perdagangan atau impor produk dari pemukiman Israel, di tengah tekanan yang meningkat dari sejumlah negara anggota.
Langkah tegas diambil pemerintah Malaysia terhadap warga Israel. Tak ada kompromi, Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Anwar Ibrahim mengatakan, akan mendeportasi setiap warga negara Israel yang kedapatan memasuki negara tersebut.
Pemerintah Norwegia tengah mengajukan RUU yang melarang warga negara maupun perusahaan yang berada di sana, melakukan perdagangan barang yang diproduksi di pemukiman illegal Israel di Palestina.
Aktor pemeran Superman dan Supergirl, David Corenswet serta Milly Alcock menjadi sorotan publik dunia usai menandatangani petisi Film Workers for Palestine. Petisi tersebut mendesak pekerja di industri perfilman menghentikan kerja sama dengan institusi film Israel.
Billboard di Times Square menyerukan boikot Israel dari Piala Dunia 2026. Kampanye #GameOverIsrael desak UEFA dan FIFA melarang tim serta pemain Israel.
Lebih dari 4.000 sineas dunia, termasuk sutradara hingga aktor internasional, menandatangani janji untuk memboikot industri film Israel. Sejumlah nama besar ikut bergabung dalam janji boikot di awal pekan ini, antara lain Joaquin Phoenix, Emma DArcy, Rooney Mara, Eric Andre, Elliot Page, dan Guy Pearce.
PUMA telah menjadi sasaran kampanye boikot global sejak 2018, ketika 215 tim olahraga Palestina memintanya untuk mengakhiri hubungan dengan asosiasi olahraga Israel.
Gaza Cola hadir sebagai alternatif halal dan bebas dana perang untuk konsumen yang mendukung Palestina. Diciptakan oleh aktivis Palestina Osama Qashoo, minuman ini menjadi simbol perlawanan damai terhadap pendudukan Israel. Dengan penjualan setengah juta kaleng dalam waktu singkat, Gaza Cola membuktikan bahwa konsumen siap beralih ke produk yang selaras dengan nilai-nilai kemanusiaan dan perdamaian.