Dalam video yang viral di media sosial, terlihat sejumlah truk yang hendak mengirim ratusan motor listrik berlogo BGN. Kendaraan itu diduga adalah motor listrik Trail Emmo JVX GT dan juga motor listril metik Emmo JVH Max.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menuai kritik karena dinilai tidak tepat sasaran, berpotensi mubazir, dan membuka peluang penyimpangan. Simak analisis lengkapnya.
Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui Koordinator Nasional Program Makan Bergizi Muhammadiyah (Kornas MBM) meresmikan Tahap 3 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kampus IV Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Senin (16/2/2026).
Muhammadiyah menegaskan komitmennya dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), sekaligus memperkuat pesan bahwa pemenuhan gizi harus dipandang sebagai investasi pembangunan manusia.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Ekon) Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa realisasi anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga kuartal pertama, tahun 2026 diperkirakan mencapai Rp60 triliun.
Penyelenggaraan program Makan Bergizi Gratis dinilai melanggar konstitusi, karena memangkas hampir sepertiga alokasi anggaran pendidikan. Oleh sebab itu dilayangkan gugatan untuk uji materi UU Nomor 17 Tahun 2025 tentang APBN Tahun Anggaran 2026 ke Mahkamah Konstitusi.
Pemerintah telah mengambil keputusan mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG), apakah akan tetap berjalan selama bulan Ramadhan atau dihentikan sementara. Keputusannya adalah MBG tetap berjalan hanya saja ada penyesuaian yang harus dilakukan.
Badan Gizi Nasional (BGN) mengumumkan secara resmi akan menghentikan sementara distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada awal Januari 2026, dan akan dimulai kembali serentak pada 8 Januari 2026.
Selama libur sekolah akhir tahun yaitu Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Badan Gizi Nasional mengatakan pendistribusian paket Makanan Bergizi Gratis (MBG) kepada para siswa tetap diadakan.
Muhammadiyah membentuk Koordinator Nasional (Kornas) Makan Bergizi Muhammadiyah (MBM) untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Termasuk membangun ratusan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Program Makan Bergizi Muhammadiyah (MBM) bukan sekadar memberi makan, tapi gerakan moral menyehatkan generasi. Sinergi iman, ilmu, dan aksi sosial demi mencerdaskan anak bangsa.
Sebuah pujian dilontaran Presiden Prabowo Subianto terhadap Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, lantaran mengembalikan dana program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar Rp 70 triliun, setelah diberikan tambahan anggaran Rp 100 triliun tahun 2025.
Direktorat Penyedia dan Penyaluran Wilayah II Badan Gizi Nasional (BGN) Provinsi Banten melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis Penjamah Pangan secara berkelanjutan. Peserta terdiri dari kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), ahli gizi, akuntan, dan relawan SPPG.