LANGIT7.ID-, Teheran - Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengapresiasi kerja sama rakyat dan angkatan bersenjata Yordania atas kerja sama mereka dalam menargetkan lokasi pasukan AS di sana.
Ucapan terima kasih tersebut disampaikan Departemen Hubungan Masyarakat IRGC pada Senin (20/7/2026) pagi, waktu setempat.
"Rakyat dan pasukan Yordania yang terhormat, terima kasih atas kerja sama tulus dan informasi akurat Anda yang mengarah pada penargetan yang tepat terhadap (pasukan AS) oleh para pejuang Islam, dan penghancuran 20 tempat perlindungan di mana pasukan tentara Amerika yang membunuh anak-anak ditempatkan di pangkalan udara Al-Azraq dan pembunuhan puluhan pasukan teroris Amerika," bunyi pernyataan tersebut mengutip media resmi Iran, Tasnim.
Pernyataan itu mencatat bahwa dalam gelombang ke-21 Operasi Nasr-2 (Victory02), didedikasikan untuk para gadis yang gugur dalam perang.
"Dengan bantuan Anda, para pejuang Angkatan Udara IRGC menargetkan pesawat angkut besar C17, pesawat komando, dan kendali P8 milik tentara Amerika yang menyerang di Bandara Aqaba dengan rudal balistik dan menyebabkan kerusakan besar pada sejumlah pesawat tersebut."
Baca juga: Terus Menggempur, IRGC Hancurkan Hanggar Pesawat Tempur yang Jadi Pangkalan AS di YordaniaPernyataan itu menambahkan, "Pasukan militer Amerika yang agresif, yang telah menyerang lebih dari sepuluh negara Islam dalam beberapa dekade terakhir dan membunuh jutaan Muslim, dan merupakan pendukung utama rezim Zionis pembunuh anak-anak dalam pembantaian besar-besaran terhadap rakyat Gaza dan penghancuran Tepi Barat, (pantas dibunuh) dari perspektif agama, dan setiap Muslim, di mana pun mereka bisa, harus membunuh para pembunuh biadab ini."
Sebelum menutup pernyataannya, IRGC kembali menyampaikan apresiasinya dengan mengatakan, "Terima kasih sekali lagi atas upaya dan kerja sama Anda, yang dengan memenuhi kewajiban agama Anda, membuka jalan bagi pembebasan Al-Quds yang suci."
Selama lebih dari seminggu, militer AS telah melakukan gelombang serangan udara yang merusak terhadap Iran. Serta memberlakukan kembali blokade pelabuhan Iran yang secara terang-terangan melanggar kesepakatan pengakhiran perang.
Mereka telah melakukan kejahatan perang dengan sengaja menargetkan fasilitas sipil dan membunuh puluhan orang.
Sebagai tanggapan, angkatan bersenjata Iran telah melancarkan serangan balasan besar-besaran terhadap target strategis Amerika di seluruh wilayah, termasuk di Yordania, yang menewaskan sejumlah pasukan AS yang terlibat dalam kejahatan terhadap Iran.
Baca juga: IRGC Beri Peringatan Keras Pada Pihak yang Campur Tangan Atas Pengaturan Selat Hormuz(lsi)