Desa Loa Kabupaten Bandung Simpan Ragam Potensi Wisata
Hasanah syakim
Selasa, 20 September 2022 - 10:00 WIB
Desa Loa Kabupaten Bandung Simpan Ragam Potensi Wisata. Foto: Istimewa.
Curug Eti menjadi salah satu spot wisata alam yang terdapat di Desa Loa, Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung. Kepala Desa Loa, Koswara menyebut selain Curug Eti Desa Loa juga masih memiliki banyak potensi wisata, salah satunya objek wisata buatan, wisata religi dan lainnya.
"Masih banyak potensi wisata yang ada di Desa Loa ini di antaranya tempat wisata buatan, perahu, spot selfie yang ada di Brecek perbatasan Desa Loa, Patrol dan Dano," kata Koswara dalam tayangan YouTube Sahrul Gunawan Official, dikutip Selasa (20/9/2022).
Menurut Koswara, objek wisata religi yang ada di desanya, yaitu berupa lokasi ziarah yang kerap didatangi pengunjung untuk berziarah.
"Ada makam Sembah Dalem Anom, Sembah Dalem Sepuh, Kian Santang, Sunan Rohmat dan lainnya," jelas Koswara.
Baca Juga:Konsep Wisata Halal Harus Disosialisasikan Lebih Luas
Menurut dia, terdapat beberapa objek wisata yang saat ini sudah dijadikan sebagai cagar budaya, termasuk Sembah Dalem Anom dan Sembah Dalem Sepuh dan lainnya.
"Eyang haji itu masih belum dijadikan sebagai cagar budaya. Di beberapa cagar budaya ini juga terdapat juru kunci," ujarnya.
"Masih banyak potensi wisata yang ada di Desa Loa ini di antaranya tempat wisata buatan, perahu, spot selfie yang ada di Brecek perbatasan Desa Loa, Patrol dan Dano," kata Koswara dalam tayangan YouTube Sahrul Gunawan Official, dikutip Selasa (20/9/2022).
Menurut Koswara, objek wisata religi yang ada di desanya, yaitu berupa lokasi ziarah yang kerap didatangi pengunjung untuk berziarah.
"Ada makam Sembah Dalem Anom, Sembah Dalem Sepuh, Kian Santang, Sunan Rohmat dan lainnya," jelas Koswara.
Baca Juga:Konsep Wisata Halal Harus Disosialisasikan Lebih Luas
Menurut dia, terdapat beberapa objek wisata yang saat ini sudah dijadikan sebagai cagar budaya, termasuk Sembah Dalem Anom dan Sembah Dalem Sepuh dan lainnya.
"Eyang haji itu masih belum dijadikan sebagai cagar budaya. Di beberapa cagar budaya ini juga terdapat juru kunci," ujarnya.