Tragedi Kanjuruhan, FIFA Kibarkan Bendera Setengah Tiang
Andi Muhammad
Selasa, 04 Oktober 2022 - 08:26 WIB
Tragedi Kanjuruhan, FIFA Kibarkan Bendera Setengah Tiang. Foto: Istimewa.
Otoritas sepakbola tertinggi dunia, FIFA turut berduka atas tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan korban jiwa. Bentuk duka pun diekspresikan melalui pengibaran bendera setengah tiang di markas mereka di Swiss.
"Bendera Asosiasi Anggota FIFA berkibar setengah tiang di markas FIFA sebagai penghormatan kepada mereka yang kehilangan nyawa di Stadion Kanjuruhan di Malang, Indonesia," bunyi pernyataan FIFA, dikutip Selasa (4/10/2022).
Sebelumnya, Presiden FIFA, Gianni Infantino mengucapkan belasungkawa untuk Tragedi Stadion Kanjuruhan. "Ini adalah hari yang kelam untuk seluruh yang terlibat di sepak bola, sebuah tragedi," kata Gianni dalam laman resmi FIFA.
Baca Juga:Muhammadiyah Desak Liga 1 Musim Kompetisi 2022/2023 Dihentikan
"Saya mengirimkan ucapan duka cita mendalam untuk keluarga dan rekan-rekan korban meninggal dunia akibat insiden tragis ini," imbuhnya.
Insiden kisruh terjadi usai pertandingan big match antara Arema melawan Persebaya dengan skor akhir 3-2 untuk kemenangan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur pada Sabtu (1/10/2022).
Para pendukung Arema pun tidak puas akan hasil akhir tersebut hingga sebagian dari mereka turun langsung ke lapangan yang merupakan pemicu awal tragedi Kanjuruhan.
"Bendera Asosiasi Anggota FIFA berkibar setengah tiang di markas FIFA sebagai penghormatan kepada mereka yang kehilangan nyawa di Stadion Kanjuruhan di Malang, Indonesia," bunyi pernyataan FIFA, dikutip Selasa (4/10/2022).
Sebelumnya, Presiden FIFA, Gianni Infantino mengucapkan belasungkawa untuk Tragedi Stadion Kanjuruhan. "Ini adalah hari yang kelam untuk seluruh yang terlibat di sepak bola, sebuah tragedi," kata Gianni dalam laman resmi FIFA.
Baca Juga:Muhammadiyah Desak Liga 1 Musim Kompetisi 2022/2023 Dihentikan
"Saya mengirimkan ucapan duka cita mendalam untuk keluarga dan rekan-rekan korban meninggal dunia akibat insiden tragis ini," imbuhnya.
Insiden kisruh terjadi usai pertandingan big match antara Arema melawan Persebaya dengan skor akhir 3-2 untuk kemenangan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur pada Sabtu (1/10/2022).
Para pendukung Arema pun tidak puas akan hasil akhir tersebut hingga sebagian dari mereka turun langsung ke lapangan yang merupakan pemicu awal tragedi Kanjuruhan.
(zhd)