Inovasi Tempe Unik, Bentuk Pesawat hingga Kura-kura
Rio adi pratama
Senin, 16 Agustus 2021 - 19:39 WIB
Bentuk tempe yang unik menjadi daya tarik tersendiri. (foto: LANGIT7.ID/ Rio Adi)
Pelaku usaha asal Palembang Misrakandi membuat terobosan unik. Karena ingin tempe mendoan khas Banyumas yang diproduksinya lebih banyak disukai oleh segala usia, khususnya anak-anak di Kota Palembang, dia mengolah tempe dengan bentuk yang unik. Ada bentuk pesawat, ikan, bunga mawar, beruang, kepiting hingga kura-kura.
Misrakandi bercerita awal mulanya ia hanya memproduksi tempe mendoan yang berbentuk pada umumnya. Setelah mencari ide akhirnya ia menemukan sebuah inovasi tersebut.
“Jadi, saya ingin agar anak-anak suka dengan tempe, khususnya tempe mendoan khas Banyumas tersebut. Nah, dari sanalah muncul ide bikin tempe unik yang berbentuk karakter itu,” ujar dia, Senin (16/8).
Baca juga:Bermodal Rp50 Ribu, Mahasiswa Ini Miliki Omzet Jutaan dari Bisnis Hasil Laut
Kini, ia telah memperkerjakan tujuh warga setempat untuk membantu mengerjakan pembuatan tempe tersebut. Pembuatannya sendiri dilakukan di rumahnya yang berada di kawasan 20 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I, Kota Palembang.
Proses dan bahan-bahannya pun sama seperti yang lainnya tetap menggunakan kedelai, hanya saja yang membedakan ialah hasil akhir produk tersebut.
Garapan tersebut saat ini masih dalam tahap skala kecil terlebih dahulu. Ke depan, tempe-tempe berkarakter tersebut ditargetkan dapat dijual di supermarket yang ada di Kota Pempek ini.
Misrakandi bercerita awal mulanya ia hanya memproduksi tempe mendoan yang berbentuk pada umumnya. Setelah mencari ide akhirnya ia menemukan sebuah inovasi tersebut.
“Jadi, saya ingin agar anak-anak suka dengan tempe, khususnya tempe mendoan khas Banyumas tersebut. Nah, dari sanalah muncul ide bikin tempe unik yang berbentuk karakter itu,” ujar dia, Senin (16/8).
Baca juga:Bermodal Rp50 Ribu, Mahasiswa Ini Miliki Omzet Jutaan dari Bisnis Hasil Laut
Kini, ia telah memperkerjakan tujuh warga setempat untuk membantu mengerjakan pembuatan tempe tersebut. Pembuatannya sendiri dilakukan di rumahnya yang berada di kawasan 20 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I, Kota Palembang.
Proses dan bahan-bahannya pun sama seperti yang lainnya tetap menggunakan kedelai, hanya saja yang membedakan ialah hasil akhir produk tersebut.
Garapan tersebut saat ini masih dalam tahap skala kecil terlebih dahulu. Ke depan, tempe-tempe berkarakter tersebut ditargetkan dapat dijual di supermarket yang ada di Kota Pempek ini.