Desa Wisata Saba Baduy, Konsep Pariwisata Berbasis Ekonomi Kreatif
Hasanah syakim
Rabu, 19 Oktober 2022 - 11:29 WIB
Desa Wisata Saba Baduy, Konsep Pariwisata Berbasis Ekonomi Kreatif. Foto: Istimewa.
Desa Wisata Saba Budaya Baduy menjadi salah satu desa wisata yang mengandalkan konsep pariwisata berkelanjutan, serta berbasis alam budaya dan ekonomi kreatif. Desa wisata ini dikenal memiliki potensi pariwisata dan ekonomi kreatif yang tinggi.
Ragam potensi tersebut membuat Desa Wisata Saba Budaya Baduy di Kabupaten Lebak, Banten berhasil masuk ke dalam 50 besar desa wisata terbaik di ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022.
Menteri Pariwistaa dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno menilai, Desa Wisata Saba Budaya Baduy ini mempunyai banyak potensi wisata yang dimiliki.
"Saya tadi melihat begitu banyak potensi mulai dari potensi budaya juga potensi alam," kata Sandiaga dalam keterangannya dikutip Rabu (19/10/2022).
Desa dengan populasi 26 ribu jiwa dan berada di ketinggian 300-600 MDPL ini memiliki area bukit, dan perkebunan yang sejuk dan indah. Kemudian, potensi kriya dan kuliner ditopang dari hasil alam.
Beberapa produk dari hasil alam tersebut berupa anyaman bambu, madu, dan gula aren serta potensi di sektor fesyen seperti gelang kayu, tas jinjing, serta pakaian kain khas suku Baduy.
Ragam potensi tersebut membuat Desa Wisata Saba Budaya Baduy di Kabupaten Lebak, Banten berhasil masuk ke dalam 50 besar desa wisata terbaik di ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022.
Menteri Pariwistaa dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno menilai, Desa Wisata Saba Budaya Baduy ini mempunyai banyak potensi wisata yang dimiliki.
"Saya tadi melihat begitu banyak potensi mulai dari potensi budaya juga potensi alam," kata Sandiaga dalam keterangannya dikutip Rabu (19/10/2022).
Desa dengan populasi 26 ribu jiwa dan berada di ketinggian 300-600 MDPL ini memiliki area bukit, dan perkebunan yang sejuk dan indah. Kemudian, potensi kriya dan kuliner ditopang dari hasil alam.
Beberapa produk dari hasil alam tersebut berupa anyaman bambu, madu, dan gula aren serta potensi di sektor fesyen seperti gelang kayu, tas jinjing, serta pakaian kain khas suku Baduy.