Pameran ICAD ke-12 Jadi Ajang Kolaborasi Pelaku Industri Kreatif
Hasanah syakim
Kamis, 20 Oktober 2022 - 15:59 WIB
Pemprov DKI Jakarta mendukung ICAD ke-12 (foto: istimewa)
Pameran Indonesian Contemporart Art and Design (ICAD) ke-12 melibatkan pelaku industri kreatif seperti desainer interior, grafis, fotografer, "videografer, "scenographers", pelukis, pematung, sutradara film, dan kreator lainnya.
ICAD merupakan pameran pertama dan satu-satunya yang menginisiasi kolaborasi antara industri desain, seni, teknologi, hiburan dan perhotelan.
Acara ini digelar 19 Oktober dengan menghadirkan karya seni dari berbagai multidisiliner. Pameran digelar di Grand Kemang Hotel, Jakarta selama 6 minggu kedepan.
"Jika Jakarta telah terhubung menjadi kota kreatif dunia, dengan kompetensinya ada pada literasi, maka tahun depan Jakarta akan ikut serta dalam kategori kreatif lainnya," kata Andhika dikutip Kamis (20/10/2022).
Andhika menjelaskan Pemprov DKI Jakarta sangat adaptif membentuk "grand design" ekonomi kreatif, yakni 17 subsektor ekonomi kreatif akan dibagi ke dalam empat pilar.
Pilar pertama merupakan konten, kedua adalah jasa, ketiga berhubungan dengan produk dan keempat terkait dengan industri besar. Empat pilar ini mengakomodir semua subsektor ekonomi kreatif dan saat "grand design" rampung.
ICAD merupakan pameran pertama dan satu-satunya yang menginisiasi kolaborasi antara industri desain, seni, teknologi, hiburan dan perhotelan.
Acara ini digelar 19 Oktober dengan menghadirkan karya seni dari berbagai multidisiliner. Pameran digelar di Grand Kemang Hotel, Jakarta selama 6 minggu kedepan.
Baca juga:Malam Puncak ADWI 2022 Bakal Digelar 30 Oktober Mendatang
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, Andhika Permata mengatakan Pemprov DKI mendukung pameran ICAD dan menjadi komitmen Pemprov DKI Jakarta untuk mengaktifkan Jakarta sebagai kota kreatif."Jika Jakarta telah terhubung menjadi kota kreatif dunia, dengan kompetensinya ada pada literasi, maka tahun depan Jakarta akan ikut serta dalam kategori kreatif lainnya," kata Andhika dikutip Kamis (20/10/2022).
Andhika menjelaskan Pemprov DKI Jakarta sangat adaptif membentuk "grand design" ekonomi kreatif, yakni 17 subsektor ekonomi kreatif akan dibagi ke dalam empat pilar.
Pilar pertama merupakan konten, kedua adalah jasa, ketiga berhubungan dengan produk dan keempat terkait dengan industri besar. Empat pilar ini mengakomodir semua subsektor ekonomi kreatif dan saat "grand design" rampung.