home lifestyle muslim

"Be Bold and Modest" Itu Soul-nya Jenahara

Rabu, 07 Juli 2021 - 07:00 WIB
Jenahara Nasution dalam balutan blus print koleksi Signature Jenahara, Saudade. Foto Jenahara Nasution
Berdiri sejak 2011, Jenahara kian memantapkan diri sebagai label busana pengusung modesty atau kesantunan. Diambil dari nama sang desainer, Jenahara Nasution, rumah mode besutan anak bangsa ini tidak hanya tersohor di Tanah Air, tapi juga harum di mancanegara.

Jenahara (bersama Dian Pelangi, Ria Miranda dan Vivi Zubaedi) pernah tampil di London Modest Fashion Week 2018 atas permintaan penyelenggara, Heute-Elan, sebuah perusahaan e-commerce di Inggris. Rupanya pasar mode London sudah mengenal nama-nama itu, tapi belum pernah menyaksikan mereka tampil bersama di panggung peragaan busana.

Setahun kemudian, koleksi Jenahara lolos kurasi Jakarata Fashion Week untuk diterbangkan ke Korea Selatan mengikuti Seoul Fashion Kode pada 14-19 Maret di ibu kota negeri gingseng itu.

Penggemar Jenahara tentu tidak asing lagi dengan desain dan gaya potongannya: longgar tapi chic, garis sederhana, tegas sekaligus edgy, cenderung menghadirkan warna matang dan corak yang berani namun harmonis. Tipe busana juga beragam, tak hanya gaun panjang, tapi juga celana wide leg hingga jaket linen, terlihat anggun dengan sentuhan maskulin dan tak akan merepotkan pemakainya.

Seperti apa gagasan Jenahara Nasution di balik corak desainnya? Berikut petikan wawancara dengan Langit7.id awal pekan ini.

Apa yang mendasari Anda membuka label sendiri? Murni passion atau ada alasan lain?

Keinginan untuk menjadi seorang desainer itu memang sudah terbangun sejak aku umur 3 tahun. Kebetulan Mama juga seorang fashion designer dan beliau tuh seneng banget ajakin aku ke acara fashion show, termasuk fashion show-nya beliau, ke toko bahan dan toko alat jahit, sampai akhirnya aku berpikir “okay, this is my future”.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
lifestyle muslim mode busana muslim jenahara jenahara nasution
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya