Kejuaraan Bulu Tangkis Dunia Junior
Raih Perak, Rachel/Trias Akui Kalah Tenaga di Final
Garry Talentedo Kesawa
Senin, 31 Oktober 2022 - 16:42 WIB
Pasangan bulu tangkis ganda putri Indonesia, Rachel Allessya Rose/Meilysa Trias Puspitasari meraih medali perak di ajang Kejuaraan Dunia Junior 2022. (Foto: Humas PBSI)
Pasangan bulu tangkis ganda putri Indonesia, Rachel Allessya Rose/Meilysa Trias Puspitasari belum mampu menghadirkan medali emas di ajang Kejuaraan Dunia Junior 2022. Rachel/Trias takluk di partai final dari pasangan China Liu Sheng Shu/Wang Ting Ge dua gim langsung dengan skor 14-21, 16-21.
Kekalahan itu membuat Rachel/Trias mempersembahkan medali perak di nomor ganda putri. Trias mengungkapkan salah satu faktor kekalahan itu lantaran wakil China memiliki tenaga dan power lebih baik.
"Yang paling terasa kami memang kalah tenaga dan power dari mereka. Kami mengakui mereka besar sekali powernya, lalu kami belum bisa mengatasi ketegangan," kata Trias dikutip dari keterangan PBSI, Senin (31/10).
Baca Juga:Fajar/Rian Menang Dramatis atas Minions di Final Denmark Open 2022
Rachel mengaku sudah menemukan pola permainan. Namun, Raceh/Trisa kurang sabar dan kurang tahan. "Lalu malah penasaran mau coba pola gim pertama yang tidak berhasil," ungkap Rachel.
Kendati kecewa tidak mampu meraih emas, Rachel/Trias mengaku mendapatkan banyak pengalaman dan pelajaran di Kejuaraan Dunia Junior 2022. Rachel/Trias pun enggan sedih berlarut-larut lantaran ini masih awal.
"Di sini kami belajar mengontrol diri dan menguatkan mental. Kami kalah di penentuan beregu dan masih harus tampil di perorangan, sungguh tidak mudah. Puji Tuhan bisa melaluinya hingga ke final," ujar Rachel.
Kekalahan itu membuat Rachel/Trias mempersembahkan medali perak di nomor ganda putri. Trias mengungkapkan salah satu faktor kekalahan itu lantaran wakil China memiliki tenaga dan power lebih baik.
"Yang paling terasa kami memang kalah tenaga dan power dari mereka. Kami mengakui mereka besar sekali powernya, lalu kami belum bisa mengatasi ketegangan," kata Trias dikutip dari keterangan PBSI, Senin (31/10).
Baca Juga:Fajar/Rian Menang Dramatis atas Minions di Final Denmark Open 2022
Rachel mengaku sudah menemukan pola permainan. Namun, Raceh/Trisa kurang sabar dan kurang tahan. "Lalu malah penasaran mau coba pola gim pertama yang tidak berhasil," ungkap Rachel.
Kendati kecewa tidak mampu meraih emas, Rachel/Trias mengaku mendapatkan banyak pengalaman dan pelajaran di Kejuaraan Dunia Junior 2022. Rachel/Trias pun enggan sedih berlarut-larut lantaran ini masih awal.
"Di sini kami belajar mengontrol diri dan menguatkan mental. Kami kalah di penentuan beregu dan masih harus tampil di perorangan, sungguh tidak mudah. Puji Tuhan bisa melaluinya hingga ke final," ujar Rachel.