Muktamar Muhammadiyah, Banyak Objek Wisata di Klaten Digratiskan
Mahmuda attar hussein
Ahad, 06 November 2022 - 18:30 WIB
Salah satu objek wisata di Klaten. (Foto: Istimewa).
Pemerintah Kabupaten Klaten disebut akan menggratiskan sejumlah objek wisata selama penyelenggaraan Muktamar Muhammadiyah ke-48 di Solo pada 18-20 November.
Bupati Klaten, Sri Mulyani mengatakan, penggratisan sejumlah objek wisata tersebut sebagai bentuk dukungan dalam penyelenggaraan Muktamar.
"Semua objek wisata yang dikelola oleh Pemkab akan digratiskan pada momen Muktamar Muhammadiyah ke-48," kata dia seperti dilansir laman Muhammadiyah, Ahad (6/11/2022).
Adapun objek wisata yang telah disiapkan itu berada di sekitaran daerah Polanharjo, Rawa Jombor dan wisata air strategis lainnya. Sementara objek wisata yang dikelola pihak luar (desa) diimbau untuk tidak menaikkan harga tiket.
Baca Juga: Muktamar Muhammadiyah Digelar Hybrid, Wujud Islam Respons Perubahan Zaman
"Antara Sekda dan panitia sudah aktif berkoordinasi. Peserta Muktamar diperkirakan berjumlah hampir 3 juta orang, dan yang akan menginap di Klaten sekitar 8.600 orang. Ini nanti menyebar dan sudah kita persiapkan," ujarnya.
Di sisi lain, dia juga melihat agenda Muktamar ini akan menjadi ajang promosi untuk produk UMKM. Untuk itu, dia mengingatkan agar pelaku UMKM memanfaatkan momen tersebut dengan tidak menaikkan harga.
Bupati Klaten, Sri Mulyani mengatakan, penggratisan sejumlah objek wisata tersebut sebagai bentuk dukungan dalam penyelenggaraan Muktamar.
"Semua objek wisata yang dikelola oleh Pemkab akan digratiskan pada momen Muktamar Muhammadiyah ke-48," kata dia seperti dilansir laman Muhammadiyah, Ahad (6/11/2022).
Adapun objek wisata yang telah disiapkan itu berada di sekitaran daerah Polanharjo, Rawa Jombor dan wisata air strategis lainnya. Sementara objek wisata yang dikelola pihak luar (desa) diimbau untuk tidak menaikkan harga tiket.
Baca Juga: Muktamar Muhammadiyah Digelar Hybrid, Wujud Islam Respons Perubahan Zaman
"Antara Sekda dan panitia sudah aktif berkoordinasi. Peserta Muktamar diperkirakan berjumlah hampir 3 juta orang, dan yang akan menginap di Klaten sekitar 8.600 orang. Ini nanti menyebar dan sudah kita persiapkan," ujarnya.
Di sisi lain, dia juga melihat agenda Muktamar ini akan menjadi ajang promosi untuk produk UMKM. Untuk itu, dia mengingatkan agar pelaku UMKM memanfaatkan momen tersebut dengan tidak menaikkan harga.