Menparekraf Berharap Momentum Libur Nataru Bisa Dongkrak Pariwisata
Hasanah syakim
Jum'at, 11 November 2022 - 23:11 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno. (foto: Kemenparekraf)
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno meminta pengelola destinasi wisata dan sentra ekonomi kreatif, untuk bersiap mengambil peluang di momentum libur Natal dan tahun baru (Nataru) 2022-2023. Salah satunya dengan melakukanadaptasi, inovasi, dan kolaborasi.
Menurut Sandiaga, berdasarkan data Kementerian perhubungan potensi pergerakan nasional pada Nataru 2022-2023, adalah 22,4 persen dari jumlah penduduk Indonesia atau sebanyak 60,6 juta orang.
"Kami instruksikan tempat wisata destinasti favorit dan sentra ekonomi kreatif agar mempersiapkan diri dengan baik, memanfaatkan secara maksimal dengan terus melakukan inovasi, adaptasi, serta kolaborasi," kata Sandiaga dalam The Weekly Brief Jumat (11/11/2022).
Baca juga:Agrowisata Kebun Buah Ewang Tulehu jadi Sarana Pembibitan Buah Hasil Alam Maluku
Lebih lanjut, Sandiaga menyampaikan, hal tersebut karena situasi krisis saat yang lalu ini sekarang tergantikan dengan suasana potensi cuaca ekstrem. Di wilayah Jabodetabek, kata Sandiaga potensi pergerakan masyarakat diperkirakan mencapai 12,3 persen atau sekiyar 7,5 juta orang.
Dia juga menilai, destinasi-destinasi yang diperkirakan akan banyak dikunjungi adalah destinasi yang selama ini menjadi favorit masyarakat. Seperti Ancol, Ragunan, dan Taman Mini Indonesia Indah. Termasuk kawasan Puncak, Bogor dan sekitarnya yang selalu menjadi tempat favorit wisatawan.
"Namun juga kalau kita lihat Bali dan 5 destinasi super prioritas dan desa-desa wisata juga harus bersiap-siap untuk menerima kunjungan wisatawan," kata Menparekraf Sandiaga.
Menurut Sandiaga, berdasarkan data Kementerian perhubungan potensi pergerakan nasional pada Nataru 2022-2023, adalah 22,4 persen dari jumlah penduduk Indonesia atau sebanyak 60,6 juta orang.
"Kami instruksikan tempat wisata destinasti favorit dan sentra ekonomi kreatif agar mempersiapkan diri dengan baik, memanfaatkan secara maksimal dengan terus melakukan inovasi, adaptasi, serta kolaborasi," kata Sandiaga dalam The Weekly Brief Jumat (11/11/2022).
Baca juga:Agrowisata Kebun Buah Ewang Tulehu jadi Sarana Pembibitan Buah Hasil Alam Maluku
Lebih lanjut, Sandiaga menyampaikan, hal tersebut karena situasi krisis saat yang lalu ini sekarang tergantikan dengan suasana potensi cuaca ekstrem. Di wilayah Jabodetabek, kata Sandiaga potensi pergerakan masyarakat diperkirakan mencapai 12,3 persen atau sekiyar 7,5 juta orang.
Dia juga menilai, destinasi-destinasi yang diperkirakan akan banyak dikunjungi adalah destinasi yang selama ini menjadi favorit masyarakat. Seperti Ancol, Ragunan, dan Taman Mini Indonesia Indah. Termasuk kawasan Puncak, Bogor dan sekitarnya yang selalu menjadi tempat favorit wisatawan.
"Namun juga kalau kita lihat Bali dan 5 destinasi super prioritas dan desa-desa wisata juga harus bersiap-siap untuk menerima kunjungan wisatawan," kata Menparekraf Sandiaga.