BKKBN: Hari Anak Sedunia Momentum Perbaiki Generasi Mendatang
Mahmuda attar hussein
Ahad, 20 November 2022 - 17:50 WIB
Ilustrasi hari anak sedunia. (Foto: Istimewa).
Hari Anak Sedunia 2022 menjadi momentum memperbaiki generasi masa depan. Sebab anak sebagai harapan yang akan menentukan berkualitasnya pembangunan bangsa
Kepala BKKBN Hasto Wardoyo mengatakan, Hari Anak Sedunia 2022 harus dijadikan sebagai momentum untuk menyadarkan dan mendorong terwujudnya anak sebagai generasi yang menjadi tumpuan dan harapan.
"Anak harus memberikan harapan nyata, bukan sekadar bagi orang tua, tetapi juga bagi bangsa," kata Hasto dilansir Antaranews, Ahad (20/11/2022).
Karena itu, kata dia, negara memiliki kewajiban untuk melindungi, menjaga dan menyehatkan seluruh anak yang hidup di Tanah Air, baik secara fisik jasmani maupun sehat secara mental, emosional dan sosial.
Baca Juga: Peringati Hari Anak Nasional, Jokowi: Hentikan Perundungan
"Dilindungi juga dalam arti dipenuhi betul hak-haknya," ujar Hasto.
Hasto mengingatkan bahwa saat ini telah marak terjadi kekerasan seksual pada anak. Salah satu penyebabnya adalah banyaknya remaja dan orang tua yang mengalami gangguan mental emosional (mental emotional disorders).
Kepala BKKBN Hasto Wardoyo mengatakan, Hari Anak Sedunia 2022 harus dijadikan sebagai momentum untuk menyadarkan dan mendorong terwujudnya anak sebagai generasi yang menjadi tumpuan dan harapan.
"Anak harus memberikan harapan nyata, bukan sekadar bagi orang tua, tetapi juga bagi bangsa," kata Hasto dilansir Antaranews, Ahad (20/11/2022).
Karena itu, kata dia, negara memiliki kewajiban untuk melindungi, menjaga dan menyehatkan seluruh anak yang hidup di Tanah Air, baik secara fisik jasmani maupun sehat secara mental, emosional dan sosial.
Baca Juga: Peringati Hari Anak Nasional, Jokowi: Hentikan Perundungan
"Dilindungi juga dalam arti dipenuhi betul hak-haknya," ujar Hasto.
Hasto mengingatkan bahwa saat ini telah marak terjadi kekerasan seksual pada anak. Salah satu penyebabnya adalah banyaknya remaja dan orang tua yang mengalami gangguan mental emosional (mental emotional disorders).