Presidensi G20 jadi Momentum Membanggakan Bagi Indonesia
Hasanah syakim
Selasa, 22 November 2022 - 04:30 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno menyebut momentum KTT G20 hal yang membanggakan bagi Indonesia (foto: Kemenparekraf)
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan gelaran Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, menjadi momentum membanggakan bagi bangsa Indonesia.
Menurut Sandiaga, KTT G20 merupakan momen kebangkitan ekonomi bukan hanya keindahan alam, Indonesia juga mempunyai kekayaan sumber daya alam serta keramahtamahan.
"Bahwa (kita) bukan hanya (memiliki) keindahan alam, kekayaan sumber daya alam, dan keramahtamahan namun ternyata kepemimpinan Indonesia di skala global sangat diperhitungkan," ujar Sandiaga dalam Weekly Brief Senin (21/11/2022).
Baca juga:Menag: Forum H20 Momentum Bangun Kemitraan Halal Global
Lebih lanjut, Sandiaga mengatakan momentum presidensi Indonesia dalam KTT G20 diharapkan mampu memberikan dampak positif, terutama bagi pengembangan pariwisata yang inklusif, tangguh dan berkelanjutan di Bali.
Tak hanya itu, Sandiaga mengungkapkan salah satu bukti nyata dampak positif dari pelaksanaan rangkaian KTT G20 di Bali, yaitu tingkat okupansi hotel di kawasan Nusa Dua meningkat hingga 70 persen.
“Kami prediksi hingga akhir tahun 2022 tingkat okupansi hotel di Bali tetap tinggi terutama memasuki masa liburan nataru (natal dan tahun baru) yang kita andalkan adalah wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara yang semakin meningkat yang rata-rata mencapainya 24 ribu perhari," katanya.
Menurut Sandiaga, KTT G20 merupakan momen kebangkitan ekonomi bukan hanya keindahan alam, Indonesia juga mempunyai kekayaan sumber daya alam serta keramahtamahan.
"Bahwa (kita) bukan hanya (memiliki) keindahan alam, kekayaan sumber daya alam, dan keramahtamahan namun ternyata kepemimpinan Indonesia di skala global sangat diperhitungkan," ujar Sandiaga dalam Weekly Brief Senin (21/11/2022).
Baca juga:Menag: Forum H20 Momentum Bangun Kemitraan Halal Global
Lebih lanjut, Sandiaga mengatakan momentum presidensi Indonesia dalam KTT G20 diharapkan mampu memberikan dampak positif, terutama bagi pengembangan pariwisata yang inklusif, tangguh dan berkelanjutan di Bali.
Tak hanya itu, Sandiaga mengungkapkan salah satu bukti nyata dampak positif dari pelaksanaan rangkaian KTT G20 di Bali, yaitu tingkat okupansi hotel di kawasan Nusa Dua meningkat hingga 70 persen.
“Kami prediksi hingga akhir tahun 2022 tingkat okupansi hotel di Bali tetap tinggi terutama memasuki masa liburan nataru (natal dan tahun baru) yang kita andalkan adalah wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara yang semakin meningkat yang rata-rata mencapainya 24 ribu perhari," katanya.