home global news

BMKG: Intensitas Gempa Susulan di Cianjur Terus Melandai

Rabu, 23 November 2022 - 19:03 WIB
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati (Foto: Instagram/ @dwikoritakarnawati)
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memastikan intensitas gempa susulan di Cianjur semakin melandai. Hal itu menanggapi gempa susulan yang terjadi sebanyak 162 dengan Magnitudo terbesar 4,2 dan terkecil 1,2 hingga Rabu (23/11/2022).

"Gempa-gempa susulan sebagian besar tidak dirasakan, dan yang bisa mencatat adalah alat, tapi ada beberapa yang dapat dirasakan. Insya Allah, dalam kurun waku empat hari kedepan, gempa-gempa susulan tersebut sudah reda dan stabil," ujar Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam keterangan resminya.

Memasuki puncak musim penghujan, BMKG mengimbau pemerintah daerah setempat dan masyarakat mewaspadai kemungkinan bencana alam. Di antaranya longsor dan banjir bandang yang membawa material-material reruntuhan lereng akibat gempa.

Baca Juga:Muhammadiyah Terjunkan Tim Medis Bantu Korban Gempa Cianjur

"Saat ini curah hujan sedang meningkat menuju puncaknya di Desember hingga Januari nanti, jadi harus diwaspadai kemungkinan terjadinya bencana ikutan usai gempa kemarin. Material lereng yang runtuh seperti tanah, batu, pohon, kerikil, dan lainnya harus dibersihkan agar tidak terbawa air dan menjadi banjir bandang. Hal ini pernah terjadi saat gempa Palu dan Pasaman Barat," kata Dwikorita.

Dwikorita juga mengimbau proses rehabilitasi dan rekonstruksi bangunan semestinya menggunakan struktur bangunan tahan gempa. Terlebih, mayoritas bangunan yang terdampak karena dibangun tanpa mengindahkan struktur aman gempa yang menggunakan besi tulangan dengan semen standar.

"Perlu dipahami, banyaknya korban jiwa dan luka-luka di Cianjur bukan diakibatkan guncangan gempa. Melainkan karena tertimpa bangunan yang tidak sesuai dengan struktur tahan gempabumi," ungkapnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
bmkg gempa bumi dwikorita karnawati gempa cianjur
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya