Geliat Minoritas Muslim di Kosta Rika, Hidup Harmonis dengan Mayoritas Katolik
Muhajirin
Senin, 28 November 2022 - 10:00 WIB
Umat Islam di Kosta Rika (foto: New Arab)
Pada pertandingan kedua grup E Piala Dunia 2022 pada Ahad (27/11/2022), Kosta Rika berhasil mengalahkan Jepang yang sebelumnya berhasil menaklukkan Jerman. Kosta Rika adalah negara mayoritas Katolik di Amerika Tengah. 76,3% penduduk Kosta Rika beragama Katolik, dan 13,7% adalah Kristen Evangelis. Namun siapa sangka, perkembangan Islam di wilayah ini cukup potensial.
Melansir New Arab, Koordinator Centre of the Middle East and North Africa Studies (CEMOAN) dari Universitas Nasional Kosta Rika, Prof Sergio Moya, mengatakan, kemunculan komunitas muslim di negara kecil bekas jajahan Spanyol itu dimulai pada akhir abad ke-20.
Meski tidak ada perkiraan resmi, Moya percaya komunitas muslim di Kosta Rika merupakan kelompok paling kecil di Amerika Tengah. Hanya ada sekitar 400 sampai 1.200 muslim saja.
Baca Juga: Jepang Vs Kosta Rika 0-1: Serangan Balik Los Tacos Berbuah Manis
“Secara keseluruhan, ada mayoritas Muslim Sunni di negara ini. Namun, di Kosta Rika, kami mengamati migrasi yang aneh dan unik dari aliran Syiah Khoja,” kata Moya, dikutip laman New Arab, Senin (28/11/2022).
Melansir New Arab, Koordinator Centre of the Middle East and North Africa Studies (CEMOAN) dari Universitas Nasional Kosta Rika, Prof Sergio Moya, mengatakan, kemunculan komunitas muslim di negara kecil bekas jajahan Spanyol itu dimulai pada akhir abad ke-20.
Meski tidak ada perkiraan resmi, Moya percaya komunitas muslim di Kosta Rika merupakan kelompok paling kecil di Amerika Tengah. Hanya ada sekitar 400 sampai 1.200 muslim saja.
Baca Juga: Jepang Vs Kosta Rika 0-1: Serangan Balik Los Tacos Berbuah Manis
“Secara keseluruhan, ada mayoritas Muslim Sunni di negara ini. Namun, di Kosta Rika, kami mengamati migrasi yang aneh dan unik dari aliran Syiah Khoja,” kata Moya, dikutip laman New Arab, Senin (28/11/2022).