Hidup Prihatin, Penyintas Gempa Cianjur Bertahan dengan Kondisi Seadanya
Muhajirin
Jum'at, 02 Desember 2022 - 17:00 WIB
Penyintas gempa Cianjur menggendong bayinya di salah satu pengungsian (foto: LANGIT7.ID/Muhajirin)
Penyintas gempa Cianjur masih bertahan di tenda-tenda pengungsian setelah gempa bumi M5,6 mengguncang daerah yang berada di Jawa Barat itu pada Senin (21/11/2022).
Seperti yang terlihat di daerah Desa Cibeureum, Kecamatan Cugenang, Cianjur, Jawa Barat. Di sini berdiri beberapa posko kemanusiaan, di antaranya AQL Peduli. Ada dua posko yang dibangun AQL Peduli di sini yakni Pengungsian Cimaja dengan jumlah 63 KK.
"Total pengungsi ada 223 dari 63 KK, 116 laki-laki, 107 perempuan, 51 anak-anak, dan 11 lansia," kata relawan AQL Peduli, Habib Rabbani saat ditemui di lokasi, Jumat (2/12/2022).
Baca Juga: Sekolah Roboh, Anak-anak Pengungsi Gempa Cianjur Belajar di Tenda Darurat
Posko Cimaja terletak di antara bangunan-bangunan bekas gempa. Ada rumah yang retak hingga roboh akibat guncangan M5,6. Tinggal di tenda berukuran sedang, kondisi mereka jauh dari kata kondusif.
Seperti yang terlihat di daerah Desa Cibeureum, Kecamatan Cugenang, Cianjur, Jawa Barat. Di sini berdiri beberapa posko kemanusiaan, di antaranya AQL Peduli. Ada dua posko yang dibangun AQL Peduli di sini yakni Pengungsian Cimaja dengan jumlah 63 KK.
"Total pengungsi ada 223 dari 63 KK, 116 laki-laki, 107 perempuan, 51 anak-anak, dan 11 lansia," kata relawan AQL Peduli, Habib Rabbani saat ditemui di lokasi, Jumat (2/12/2022).
Baca Juga: Sekolah Roboh, Anak-anak Pengungsi Gempa Cianjur Belajar di Tenda Darurat
Posko Cimaja terletak di antara bangunan-bangunan bekas gempa. Ada rumah yang retak hingga roboh akibat guncangan M5,6. Tinggal di tenda berukuran sedang, kondisi mereka jauh dari kata kondusif.