home global news

Haedar Nashir Kutuk Aksi Bom Bunuh Diri di Astana Anyar

Jum'at, 09 Desember 2022 - 22:32 WIB
Ilustrasi. (Foto: Langit7.id/iStock)
Ketua Umum Pimpian Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mengecam kasus bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar Bandung pada Rabu (7/12). Haedar sangat prihatin atas peristiwa yang menewaskan satu anggota polisi tersebut.

"Kami ikut menyampaikan dukacita atas meninggalnya anggota Polri atas nama Aiptu Sofyan, serta empati dan simpati kepada korban luka-luka," kata Haedar dikutip dari laman Muhammadiyah, Jumat (9/12/2022).

Haedar menegaskan bahwa tindakan bunuh diri untuk dan atas nama apa pun tidaklah benar dan tidak dibenarkan oleh agamaserta nilai dasar kemanusiaan. Terlebih, tindakan tersebut menimbulkan kematian dan korban dari pihak lain.

Baca Juga:LSM Kontras Nilai Pernyataan Kapolri Soal Pelaku Bom Bunuh Diri Terlalu Prematur

"Hendaknya tindakan yang merugikan masyarakat dan merusak kehidupan seperti itu ditentang luas oleh seluruh komponen masyarakat. Tidak boleh memberikan ruang toleransi atas nama apa pun karena terbukti mengorbankan nyawa manusia dan merugikan kehidupan yang semestinya dipelihara dengan baik selaku makhluk yang dimuliakan Tuhan," ujarnya.

Haedar pun mendukung pihak kepolisian untuk mengusut tuntas peristiwa tersebut serta pantang menyerah dalam melawan teror yang merugikan kehidupan berbangsa. Dia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mendukung langkah kepolisian.

"Publik juga agar tetap seksama dan tidak melakukan generalisasi atas nama apapun terkait tindakan pelaku bom bunuh diri tersebut. Sehingga pengusutan kasus dapat berjalan adil dan objektif sesuai hukum yang berlaku," tuturnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
haedar nashir muhammadiyah bom bunuh diri astana anyar
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya