Mengenal Player Escort, Anak Kecil Pendamping Pemain Sepak Bola
Ummu hani
Sabtu, 10 Desember 2022 - 20:30 WIB
Player escort atau anak kecil pendamping pemain sepak bola dalam sebuah pertandingan. (Foto: ABC News)
Sebelum pertandingan sepak bola dimulai, Anda pasti melihat para pemain berjalan memasuki lapangan sambil menggandeng anak kecil. Anak-anak kecil tersebut merupakan Player Escort yang juga menjadi maskot pertandingan.
Kehadiran anak-anak tersebut bukan tanpa alasan, melainkan ada tujuan mulia dari keterlibatan anak-anak saat menjadi player escort. Keberadaan anak-anak itu bertujuan mempromosikan sepak bola sebagai pertandingan yang ramah keluarga serta bagian dari kampanye hak-hak anak dan fair play.
Dilansir dari Your Soccer Home, Sabtu (10/12/2022), praktik escort pada pertandingan sepak bola mulai muncul pada 1990-an. Pada pertandingan besar, seorang anak atau pendamping pemain akan menemani tim di awal permainan.
Baca Juga:Ini Isi Buku Panduan Mengenal Islam di Piala Dunia Qatar 2022
Ajang Euro 2000 di Belanda dan Belgia menjadi turnamen sepak bola besar pertama yang menghadirkan player escort dalam laga. Kemudian gelaran Piala Dunia 2002 di Korea Selatan-Jepang, kehadiran anak-anak sebagai player escort kian populer.
Sejak saat itu, FIFA dan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) bergerak bekerja sama dalam hal pemenuhan kebutuhan anak-anak maupun ibu di negara berkembang. Namun, untuk menjadi player escort tidaklah sembarangan.
Anak-anak pendamping pemain sepak bola itu biasanya dari akademi klub. Beberapa klub seperti Liverpool dan Manchester United memberikan kesempatan bagi anak-anak berusia 4-11 tahun dan 7-14 tahun untuk menjadi player escort.
Kehadiran anak-anak tersebut bukan tanpa alasan, melainkan ada tujuan mulia dari keterlibatan anak-anak saat menjadi player escort. Keberadaan anak-anak itu bertujuan mempromosikan sepak bola sebagai pertandingan yang ramah keluarga serta bagian dari kampanye hak-hak anak dan fair play.
Dilansir dari Your Soccer Home, Sabtu (10/12/2022), praktik escort pada pertandingan sepak bola mulai muncul pada 1990-an. Pada pertandingan besar, seorang anak atau pendamping pemain akan menemani tim di awal permainan.
Baca Juga:Ini Isi Buku Panduan Mengenal Islam di Piala Dunia Qatar 2022
Ajang Euro 2000 di Belanda dan Belgia menjadi turnamen sepak bola besar pertama yang menghadirkan player escort dalam laga. Kemudian gelaran Piala Dunia 2002 di Korea Selatan-Jepang, kehadiran anak-anak sebagai player escort kian populer.
Sejak saat itu, FIFA dan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) bergerak bekerja sama dalam hal pemenuhan kebutuhan anak-anak maupun ibu di negara berkembang. Namun, untuk menjadi player escort tidaklah sembarangan.
Anak-anak pendamping pemain sepak bola itu biasanya dari akademi klub. Beberapa klub seperti Liverpool dan Manchester United memberikan kesempatan bagi anak-anak berusia 4-11 tahun dan 7-14 tahun untuk menjadi player escort.