home global news

World Cup, Qatar dan Dakwah Ketauladanan

Jum'at, 16 Desember 2022 - 22:43 WIB
Bendera maroon FIFA World Cup Qatar 2022 berkibar di langit Doha. Foto: Langit7.id/iStock
Ketiga hal pada judul tulisan ini memang tidak terkait secara langsung. Walau mungkin Qatar saat ini sangat identik dengan kejuaraan sepak bola dunia tahun 2022 ini.

Oleh: Imam Shamsi Ali

Lalu apa relasinya dengan Dakwah Islam? Apakah ini bagian dari upaya mengait-ngaitkan agama dengan sepak bola?

Sebagian mengkritisi bahwa upaya mengaitkan bola dengan agama adalah upaya 'bolasasi agama'. Kira-kira ingin disamakan dengan mengaitkan politik dan agama yang kemudian dituduh sebagai “politisasi agama”. Sejujurnya malas membahas isu ini. Tapi Saya ingin ingatkan bahwa kehidupan manusia itu saling terkait. Satu aspek tidak bisa terpisahkan dari aspek yang lain. Apalagi dalam perspektif keislaman yang sesungguhnya.

Baca Juga:Bromance Mbappe dan Hakimi, Fans Saksikan Persahabatan Sejati

Bermain bola dengan profesional tinggi (semangat dan skill) bagi seorang Muslim boleh jadi bagian dari pengamalan hadits: “sesungguhnya Allah SWT mencintai seseorang ketika melakukan sesuatu dia melakukannya dengan itqan” (hadits). Sehingga bermain secara profesional, terlepas dari menang atau tidak, itu bagian dari semangat keislaman.

Yang ingin saya sampaikan kali ini adalah satu kenyataan pahit bahwa dunia kita didominasi oleh ketidak jujuran, bahkan kemunafikan. Salah satunya adalah tendensi sebagian manusia, khususnya mereka yang mengaku 'western'(Barat) sebagai kelompok yang lebih dalam segalanya. Lebih pintar, lebih hebat, dan merasa paling beradab (civilized).
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
dakwah qatar tauladan piala dunia 2022
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya