PLN Listriki Desa Tayando Yamtel Maluku, Kualitas Tangkapan Ikan Nelayan Meningkat
Mahmuda attar hussein
Ahad, 22 Agustus 2021 - 19:30 WIB
Petugas PLN saat memasang sambungan lisrik di Kabupaten Tual, Maluku. Foto: Humas PLN
PLN terus berupaya menerangi desa-desa hingga ke daerah terdepan, tertinggal dan terluar (3T) di Indonesia. Kali ini, PLN berhasil menerangi Desa Tayando Yamtel yang merupakan bagian sebuah pulau berjarak 53 Km laut dari Kota Tual, Provinsi Maluku.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Maluku dan Maluku Utara, Adams Yogasara menyampaikan bahwa guna melistriki Desa Tayando Yamtel, PLN menyediakan 3 unit mesin generator dengan total kapasitas 600 kilowatt (kW). Menyerap investasi mencapai Rp 5,8 miliar, sebanyak 25 pelanggan telah menikmati listrik PLN dari total potensi 482 pelanggan yang berada di desa tersebut.
“Kami juga membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 1,71 kilometer sirkuit (kms), Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 4,39 kms dan 3 buah Gardu Distribusi dengan total kapasitas 150 kilo volt ampere (kVA),” tutur Adams.
Baca juga:Bantu Korban Badai Seroja, PLN Raih Top Corporate Social Responbility of the Year 2021
Pihaknya mengapresiasi dan berterima kasih atas dukungan serta peran serta para pemangku kepentingan. Terlebih masyarakat di Kecamatan Tayando Tam dan Kota Tual, khususnya warga Desa Tayando Yamtel yang mendukung penuh PLN dalam menghadirkan listrik di desa tersebut.
"Apresiasi juga kami sampaikan kepada masyarakat desa Tayando Yamtel yang telah secara kooperatif bersama kami sejak awal, untuk membersihkan jalur yang akan dibangun jaringan listrik,” tambah Adams.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Tual Adam Rahayaan mengapresiasi peran PLN. Pihaknya pun menyampaikan akses listrik yang sama untuk desa lain di wilayah sekitar, akan terus diupayakan bersama PLN.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Maluku dan Maluku Utara, Adams Yogasara menyampaikan bahwa guna melistriki Desa Tayando Yamtel, PLN menyediakan 3 unit mesin generator dengan total kapasitas 600 kilowatt (kW). Menyerap investasi mencapai Rp 5,8 miliar, sebanyak 25 pelanggan telah menikmati listrik PLN dari total potensi 482 pelanggan yang berada di desa tersebut.
“Kami juga membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 1,71 kilometer sirkuit (kms), Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 4,39 kms dan 3 buah Gardu Distribusi dengan total kapasitas 150 kilo volt ampere (kVA),” tutur Adams.
Baca juga:Bantu Korban Badai Seroja, PLN Raih Top Corporate Social Responbility of the Year 2021
Pihaknya mengapresiasi dan berterima kasih atas dukungan serta peran serta para pemangku kepentingan. Terlebih masyarakat di Kecamatan Tayando Tam dan Kota Tual, khususnya warga Desa Tayando Yamtel yang mendukung penuh PLN dalam menghadirkan listrik di desa tersebut.
"Apresiasi juga kami sampaikan kepada masyarakat desa Tayando Yamtel yang telah secara kooperatif bersama kami sejak awal, untuk membersihkan jalur yang akan dibangun jaringan listrik,” tambah Adams.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Tual Adam Rahayaan mengapresiasi peran PLN. Pihaknya pun menyampaikan akses listrik yang sama untuk desa lain di wilayah sekitar, akan terus diupayakan bersama PLN.