Menhub Imbau Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem di Akhir Tahun
Elvin andika
Jum'at, 23 Desember 2022 - 21:50 WIB
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi. (Foto: Dok. Kemenhub)
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengigatkan kepada masyarakat untuk mewaspadai adanya potensi cuaca ekstrem di akhir tahun. Hal itu menanggapi pernyataan Badan Meteorolog, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memprediksi potensi cuaca ekstrem jelang libur natal dan tahun baru (Nataru).
Menhub Budi Karya menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan BMKG, BNPB, Kementrian PUPR dan kepolisian terkait cuaca ekstrem ini. Dia tidak ingin seperti tahun sebelumnya terjadi banjir di ruas jalan tol akibat cuaca buruk.
"Saya mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada adanya resiko banjir. Kalau tidak terlalu penting untuk bepergian, sebaiknya rekreasi di Jakarta saja," kata Menhub saat melakukan pemantauan jalur Tol Jakarta-Cikampek, Jumat (23/12/2022).
Baca Juga:Libur Nataru Diprediksi Membludak, Bandara Halim Berlakukan Tes PCR
Guna mengantisipasi terjadinya kepadatan lalu lintas, telah disiapkan pemberlakukan manajemen rekayasa lalu lintas, seperti one way atau contra flow. Kebijakan itu nantinya akan diatur oleh Korlantas Polri.
"Korlantas Polri memiliki kewenangan untuk menerapkan rekayasa lalu lintas di lapangan. Namun, saya minta rekan-rekan kepolisian dalam menerapkan rekayasa lalin juga memperhatikan dampak yang akan terjadi di cabang-cabang jalan lainnya dan juga jalur di arah balik," ucap Menhub.
Dari hasil pantauan Menhub Budi Karya, jalur Tol Jakarta, Cikampek hingga Semarang, menjadi salah satu titik krusial terjadinya kepadatan di masa libur nataru. Sejumlah jalur tol baru yang perlu diantisipasi terjadi kepadatan yaitu Cisumdawu dan Jakarta Cikampek 2, yang berpotensi terjadi kepadatan.
Menhub Budi Karya menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan BMKG, BNPB, Kementrian PUPR dan kepolisian terkait cuaca ekstrem ini. Dia tidak ingin seperti tahun sebelumnya terjadi banjir di ruas jalan tol akibat cuaca buruk.
"Saya mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada adanya resiko banjir. Kalau tidak terlalu penting untuk bepergian, sebaiknya rekreasi di Jakarta saja," kata Menhub saat melakukan pemantauan jalur Tol Jakarta-Cikampek, Jumat (23/12/2022).
Baca Juga:Libur Nataru Diprediksi Membludak, Bandara Halim Berlakukan Tes PCR
Guna mengantisipasi terjadinya kepadatan lalu lintas, telah disiapkan pemberlakukan manajemen rekayasa lalu lintas, seperti one way atau contra flow. Kebijakan itu nantinya akan diatur oleh Korlantas Polri.
"Korlantas Polri memiliki kewenangan untuk menerapkan rekayasa lalu lintas di lapangan. Namun, saya minta rekan-rekan kepolisian dalam menerapkan rekayasa lalin juga memperhatikan dampak yang akan terjadi di cabang-cabang jalan lainnya dan juga jalur di arah balik," ucap Menhub.
Dari hasil pantauan Menhub Budi Karya, jalur Tol Jakarta, Cikampek hingga Semarang, menjadi salah satu titik krusial terjadinya kepadatan di masa libur nataru. Sejumlah jalur tol baru yang perlu diantisipasi terjadi kepadatan yaitu Cisumdawu dan Jakarta Cikampek 2, yang berpotensi terjadi kepadatan.