Safranbolu, Kota Kecil Mempesona Kental Sejarah Utsmani
Muhajirin
Kamis, 08 Juli 2021 - 08:00 WIB
Bangunan dan jalan-jalan khas Safranbolu yang dahulu memainkan peran kunci dalam perdagangan selama berabad-abad. Foto: Instagram @safranbolulife
Turki selalu menarik perhatian para pelancong dari berbagai negara. Pasalnya, negara yang terletak di kawasan Eurasia (benua Europe-Asia) memiliki perpaduan budaya Eropa dan Timur Tengah.
Turki tak hanya menawarkan kota Istanbul yang eksotisatau gugusan bebatuan di Cappadocia. Negara yang mengusung simbol bulan sabit dan bintang itu memiliki tujuan wisata sarat dengan sejarah. Salah satunya kota kecil berjulukan Safranbolu yang sangat mempesona.
UNESCO menjuluki kota tersebut sebagai kota khas Ottoman. Bangunan dan jalan-jalan khas yang dahulu memainkan peran kunci dalam perdagangan selama berabad-abad.
Peran Safranbolu sebagai perlintasan karavan di masa lalu memang sangat penting. Kota penghasil utama kunyit saffron itu memiliki pengaruh besar terhadap pembangunan kota di penjuru Turki. Setelah Kesultanan Utsmaniyah berdiri pada tahun 1299, desain jalan dan bangunan di Safranbolu lantas menjadi model pembangunan kota-kota penting kala itu.
Kota tersebut merupakan destinasi bagi wisatawan yang ingin bernostalgia dengan kekhalifaan Utsmani. Hal tersebut diakui oleh salah satu pengunjung kota yang di Provinsi Karabuk itu, Ahmad Syauqy Ahnan, mahasiswa di karabük University, Turki.
"Safranbolu itu kota lama, perkotaan pada zaman Utsmani. Arstitektur pada zaman Utsmani itu bener-bener dijaga, bisa dilihat gimana bentukannya. Traveler yang peduli dengan sejarah kota itu bisa jadi destinasi. Kita bisa melihat sekilas kekhalifaan utsmani di satu kampung itu," kata Syauqi kepada LANGIT7.ID, Kamis (8/7/2021).
Ciri Khas Perkotaan ala Kekhalifaan Utsmani Masih Terjaga
Turki tak hanya menawarkan kota Istanbul yang eksotisatau gugusan bebatuan di Cappadocia. Negara yang mengusung simbol bulan sabit dan bintang itu memiliki tujuan wisata sarat dengan sejarah. Salah satunya kota kecil berjulukan Safranbolu yang sangat mempesona.
UNESCO menjuluki kota tersebut sebagai kota khas Ottoman. Bangunan dan jalan-jalan khas yang dahulu memainkan peran kunci dalam perdagangan selama berabad-abad.
Peran Safranbolu sebagai perlintasan karavan di masa lalu memang sangat penting. Kota penghasil utama kunyit saffron itu memiliki pengaruh besar terhadap pembangunan kota di penjuru Turki. Setelah Kesultanan Utsmaniyah berdiri pada tahun 1299, desain jalan dan bangunan di Safranbolu lantas menjadi model pembangunan kota-kota penting kala itu.
Kota tersebut merupakan destinasi bagi wisatawan yang ingin bernostalgia dengan kekhalifaan Utsmani. Hal tersebut diakui oleh salah satu pengunjung kota yang di Provinsi Karabuk itu, Ahmad Syauqy Ahnan, mahasiswa di karabük University, Turki.
"Safranbolu itu kota lama, perkotaan pada zaman Utsmani. Arstitektur pada zaman Utsmani itu bener-bener dijaga, bisa dilihat gimana bentukannya. Traveler yang peduli dengan sejarah kota itu bisa jadi destinasi. Kita bisa melihat sekilas kekhalifaan utsmani di satu kampung itu," kata Syauqi kepada LANGIT7.ID, Kamis (8/7/2021).
Ciri Khas Perkotaan ala Kekhalifaan Utsmani Masih Terjaga