home global news

Microsoft PHK 10.000 Karyawan Bertahap hingga Akhir Maret 2023

Kamis, 19 Januari 2023 - 16:05 WIB
Kantor pusar Microsoft di Rumania. (Foto: Langit7.id/iStock)
Microsoft memastikan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) ribuan karyawannya. Hal tersebut dikonfirmasi langsung oleh CEO Microsoft, Satya Nadella.

Melalui memo perusahaan, Nadella menuliskan, PHK berimbas pada 10.000 karyawan, yang dimulai per hari ini, Kamis (19/1/2023) hingga akhir Maret 2023. Menurut Nadella, PHK dilakukan karena Microsoft perlu menyelaraskan biaya dengan pendapatannya, serta mempertimbangkan permintaan konsumen.

"Kami perlu berupaya menghasilkan bisnis yang bekelanjutan, sambil berinvestasi dalam jangka panjang. Kami perlu mengoptimalkan pengeluaran digital untuk berbuat lebih banyak dengan lebih sedikit karyawan," ungkap Nadella, dilansir dari Reuters.

Baca Juga:Kondisi Ekonomi Memburuk, Amazon Bakal PHK 18.000 Karyawan

Sebanyak 10.000 karyawan merupakan 5 persen dari total keseluruhan karyawan Microsoft. Diketahui, per 2022, Microsoft tercatat memiliki 220.000 karyawan.

Microsoft juga menginfokan investor untuk menggunakan uang USD1,2 miliar atau sekitar Rp18 triliun pada kuartal II-2023. Dana tersebut bakal digunakan untukbiaya pesangon, perubahan portofolio produk hardware, dan konsolidasi sewa kantor akibat kepadatan karyawan.

Salah satu yang menjadi fokus Microsoft adalah kecerdasan buatan. Raksasa teknologi ini akan menuangkan aset ke startup AI OpenAI, seperti Dall-Eand ChatGPT.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
microsoft phk massal perusahaan teknologi
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya